Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
إِذْ يُوحِي رَبُّكَ إِلَى الْمَلَائِكَةِ أَنِّي مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا الَّذِينَ آمَنُوا ۚ سَأُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ فَاضْرِبُوا فَوْقَ الْأَعْنَاقِ وَاضْرِبُوا مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍ
"(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka". (QS. Al Anfal : 12)
![]() |
| Netanyahu gagalkan kunjungan (news.atjehsyber.net) |
(Mediaislamia.com) --- Kunjungan yang sedianya dilakukan PM Zionis Benjamin Netanyahu pada hari Senin (10/8), ke kota Sakhnin di utara Tepi Barat, untuk memulai operasi pusat medis baru, dibatalkan di detik-detik terakhir karena “alasan keamanan”.
Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot mengutip dari sumber-sumber di kota Sakhnin yang mengatakan, “Warga Palestina di kota tersebut merencanakan aksi demo menentang Netanyahu.”
Aharonot menyatakan bahwa pihak-pihak keamanan dalam beberapa hari terakhir telah melakukan lawatan ke kota Sakhnin dan melakukan penyisiran rumah-rumah sekitar lokasi pusat medis tersebut dimana Netanyahu akan membukannya. Bahkan pihak keamanan telah menyampaikan kepada para pemilik rumah bahwa mereka akan dievekuasi selama kunjungan Netanyahu.
![]() |
| Kunjungan ditunda dulu ya ... (soldieryoni.wordpress.com) |
Surat kebar Zionis ini menjelaskan bahwa warga Sakhnin tidak besemangat dengan kunjungan ini. Sebagian aktivis politik di kota menyerukan warga untuk memboikot kunjungan “pembunuah anak-anak Palestina” tersebut dan melakukan demonstrasi menentangnya. Dan seruan ini mendapatkan dukungan dari warga Palestina.
Aharonot mengutip dari salah seorang warga kota Sakhnin, “Netanyahu adalah pribadi yang dibenci. Orang-orang di sini tidak menyukainya. Meninggalnya bayi Dawabishah di desa Doma semakin menambah perasaan anti otoritas penjajah.”
Aharonot menambahkan, “Akhirnya atas rekomendasi pihak-pihak keamanan, diputuskan kunjungan dibatalkan.”


Tidak ada komentar:
Posting Komentar