Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَلاَ تَقُوْلُوْا لِمَنْ يُقْتَلُ فِيْ سَبيْلِ اللهِ أَمْوَاتٌ بَلْ أَحْيَاءٌ وَ لَكِنْ لاَّ تَشْعُرُوْن
"Dan janganlah kamu katakan terhadap orang yang terbunuh di jalan Allah bahwa mereka mati. Bahkan mereka hidup, akan tetapi kamu tidak merasa". (QS. Al Baqarah : 154)
![]() |
| Rafiq Kamil Rafiq (facebook.com) |
(Mediaislamia.com) --- Sabtu (15/8) malam, seorang pemuda Palestina gugur oleh peluru penjajah Zionis di persimpangan daerah selatan kota Nablus, setelah para serdadu Zionis menambaknya dengan dalih melakukan penusukan pada serdadu Zionis.
Sumber-sumber medis di Bulan Sabit Merah Palestina kepada koresponden Pusat Informasi Palestina mengatakan, pemuda Palestina bernama Rafiq Kamil Rafiq berusia 16 tahun dari propinsi Tubas, utara Tepi Barat, gugur terkena peluru pasukan penjajah Zionis sekitar pukul enam petang di persimpangan daerah Beta di selatan kota Nablus.
Sumber-sumber medis ini menjelaskan bahwa pasukan penjajah Zionis melepaskan tembakan pada korban sebanyak lima tembakan di berbagai bagian tubuhnya dan separohnya terpusat di bagian atas tubuh.
Masih menurut sumber yang sama, pasukan penjajah Zionis melakukan pengepungan pada lokasi dan mengizinkan tim medis Palestina untuk memeriksa korban yang diketahui kemudian telah gugur. Namun pasukan penjajah Zionis tidak mengizinkan tim medis Palestina mengevakuasi korban sampai datang aparat keamanan Zionis dan dibawa ke barak militer Hawarah. Dari sana kemudian pihak Zionis pada pukul setengah delapan malam, mengizinkan tim medis Palestina untuk membawa korban dan dibawa ke rumah sakit Rafidia di kota Nablus.
Media-media Zionis mengklaim bahwa remaja Palestina tersebut melakukan penusukan terhadap seorang serdadu Zionis di pundaknya, sebelum akhirnya para serdadu lainnya melepaskan tembakan langsung ke arah korban.
Peristiwa ini disusul dengan bentokan antara pasukan penjajah Zionis dengan para pemuda Palestina yang marah. Mereka membakar ban-ban, sementara itu pasukan penjajah Zionis menghadapi mereka dengan tembakan gas air mata dan meriam suara.
Patut disebutkan bahwa remaja tersebut adalah korban yang ke-30 gugur oleh peluru dan serangan pasukan penjajah Zionis sejak awal tahun 2015 ini. Sebelumnya jalan utama selatan Nablus dekat pos perlintasan Hawaran, pada pagi-pagi terjadi aksi unjuk rasa dari para aktivis Palestina, mereka mengecam berlanjutnya penahanan tawanan Muhammad Alan yang melakukan mogok makan sejak 61 hari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar