Tampilkan postingan dengan label Gaza. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaza. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2015

Kisah Nyata Sniper HAMAS di Jalur Gaza

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَأَعِدُّوا لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ
"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya".   (QS. Al Anfal : 60) 

Sniper Hamas Hafidz Qur'an   (gazanews.wordpress.com)
(Mediaislamia.com) --- Ini kisah nyata. Dituturkan seorang sahabat yang pernah diberitakan hilang di Jalur Gaza selama hampir setahun lamanya. Dia orang Indonesia asli. Jika dia ingin hidup nyaman, kaya raya. maka itu sangat mudah karena dengan keahlian yang dimilikinya, dia bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan yang sangat layak, fasilitas banyak, dan tentu saja gaji yang besar. Apalagi lelaki ini sangat cerdas. Tapi semua itu ditinggalkannya.

“Saya sudah menetapkan hidup saya berkhidmat kepada Islam, memberikan semua yang saya punya untuk membantu perjuangan rakyat Palestina hingga akhir usia saya,” ujarnya dengan suara pelan dan penuh ketawadhuan.

Panggil saja dia Abdullah. Di Indonesia, kemana-mana dia selalu naik motor Honda butut CB 100 lengkap dengan helm cakil yang sudah lama dan tak ada kacanya. Abdullah sudah membelikan sebuah unit usaha yang dijalankan isterinya sebagai sumber asap dapur mereka. Sehingga dia bisa berkosentrasi berjuang membantu rakyat Palestina.

Suatu hari, setelah sempat diberitakan hilang selama hampir satu tahun di Gaza, tiba-tiba dia nongol di pinggiran ibukota Jakarta. Kami bertemu. Dan seperti biasa, dia menuturkan semua kisah yang dialaminya kepada Eramuslim. Dari banyak kisahnya, salah satu yang menarik adalah tentang unit khusus sniper yang dimiliki Batalion Izzuddin Al-Qassam, unit militer HAMAS.

“Jika dunia dan para pengamat militer internasional adil, seharusnya sniper Al-Qasaan menempati rangking pertama sebagai sniper paling tangguh dan ditakuti dunia,” ujarnya memulai kisah.

Al Qassam, lanjutnya, memiliki unit khusus sniper yang terdiri dari pejuang laki-laki maupun perempuan. Namun yang diekspose selama ini kebanyakan unit sniper laki-laki.

Sniper Hamas     (ibtimes.co.uk)
“Selama di Gaza, saya sempat bersama-sama dengan mereka. Sniper-sniper al-Qassam ini sungguh hebat. Mereka adalah orang-orang terbaik, hafal Quran, selalu melaksanakan shaum Daud, tahajud, dan sebab itu memiliki kekuatan dan kemampuan yang sungguh dahsyat dalam jihad menegakkan agama tauhid ini. Para sniper al-Qassam sanggup bertahan di satu titik, apakah itu di dalam gua, di dalam bangunan-bangunan tinggi yang sudah hancur terkena bom, atau di lokasi-lokasi yang tersembunyi namun sangat strategis, selama berhari-hari hanya ditemani oleh Mushaf Quran, sebotol air mineral, dan sepotong roti kering. Mereka ribad (berjaga-jaga) tak kenal lelah dan tidur hanya seperlunya dalam kewaspadaan yang sangat tinggi.”

“Saya sempat bertanya kepada mereka, apakah mereka tidak pernah bosan. Mereka dengan mantap berkata jika mereka dilahirkan, hidup, dan mati, hanya untuk menjaga agama Allah Swt dan kaum Muslimin seluruh dunia. Jawaban mereka membuat saya menangis. Saya teringat betapa banyaknya kaum Muslimin di dunia ini yang tengah terlena oleh kehidupan dunia yang menipu. Bersama para pejuang-pejuang ini, hati saya selalu dekat dengan Allah Swt.”

“Saya juga sempat bertanya pada beberapa sniper yang saya temui, apakah mereka memiliki keluarga? Anak dan isteri? Sebagian mengaku masih lajang dan sebagian lagi sudah berkeluarga. Ada yang anak isterinya sudah syahid terlebih dahulu, dan ada pula yang masih utuh. Sejak awal pernikahan kami di sini sudah memaklumi jika pernikahan kami adalah pernikahan yang semata-mata untuk meninggikan kalimat Allah Swt. Keluarga kami yang kami bangun adalah keluarga yang semata-mata untuk memperjuangkan agama Allah Swt. Sebab itu, tidak ada rasa berat apa pun ketika kami harus berpisah dengan keluarga, karena kami yakin, di jalan ini, kami akan dikumpulkan lagi kelak di Jannah dalam keadaan yang jauh lebih baik dari dunai dan seisinya…”

Sasaran Sniper Hamas    (worldbuletin.net)
“Apakah kalian bersekolah?” tanya Abdullah kembali.

Mereka menjawab, “Ya, tentu saja. Bahkan banyak dari kami yang sudah sarjana, insinyur, guru, dan lainnya…”

“Apa pesan dan salam kalian kepada Muslim Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya?”

Beberapa pejuang mengatakan, “Peganglah Islam dengan kuat, bahkan dengan nyawa kalian. Doakanlah kami agar kami selalu kuat dan tabah berjuang menegakkan agama Allah Swt ini, sebagaimana kami selalu berdoa untuk saudara-saudara kami, umat Islam Indonesia, Malaysia, Turki, Bosnia, Afghanistan, Syams, dan lainnya. Ketahuilah jika dunia yang banyak orang dipandang indah, sesungguhnya kesenangan yang menipu. Akheratlah tempat akhir umat Islam. Di sana kita akan hidup dan dikumpulkan dalan kebahagiaan yang sejati. Allah Swt yang menjanjikan ini dan janji Allah swt adalah sebaik-baiknya janji. Allahu Akbar!”

(eramuslim.com/MI)

Silahkan klik Vidio di bawah ini :

Selasa, 29 September 2015

"Dibawah Krilil" Dokumenter Perang 51 Hari di Gaza

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَأَعِدُّوا لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ
"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya".    (QS. Al Anfal : 60) 

Pejuang Hamas di Gaza Palestina     (silontong.com)
(Mediaislamia.com) --- Jalur Gaza Palestina yang sampai saat ini masih dalam blokade Israel begitu juga Masjid Al-Aqsa sebagai kiblat pertama umat Islam masih dalam cengkramannya.

Perjuangan untuk membuka blokade tersebut tidak semuda yang kita bayangkan, dalam hal ini Hamas dengan Brigade Al-Qassam terus berjuang untuk melawan penjajah Israel.

Perang di Gaza jauh lebih sulit dari perang di Lebanon ataupun operasi pertahanan di Tepi Barat. Para prajurit cadangan penjajah Israel “Yoav” mengatakan bahwa mereka pernah ikut perang di Lebanon Selatan dan Tepi Barat, namun masuk ke Gaza jauh lebih berat. Karena para tentara pejuang hari ini berbeda dari hari kemarin.

Pejuang Hamas akan melawan penjajahan Israel samapai titik darah penghabisan. Perjuangan melawan penjajah tersebut diabadikan dalam sebuah film dokumenter.

Seolah kerikil tersembunyi dibalik bebatuan yang panas membakar. Inilah perlawanan Palestina yang sedang bertempur melawan tentara Zionis pada perang “Daun Gugur” selama 51 hari di Gaza Agustus 2014 lalu.

Walau banyak film-filem yang dihasilkan berbagai media terkait dengan perang ini. Namun film yang diterbitkan jaringan Mayaden merupakan salah satu film documenter terbaik yang bisa di tonton dengan judul “dibawah kerikil” yang menampilkan aksi heroic para mujahidin Al-Qossam di pertempuran di Bet Hanun, utara Gaza. 

(Berbagai sumber)

Silahkan klik Vidio di bawah ini :


Sabtu, 19 September 2015

Tetesan Air Mata Al-Aqsa Akan Benamkan Penjajah Zionis

Allah Subhanahu Wa ta'ala Berfirman :
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar".    (QS al-Hujurat : 15)  

Tokoh Hamas-Fathi Hammad       (jpost.com)
(Mediaislamia.com) --- Tokoh Hamas, Fathi Hammad mengingatkan keras penjajah Israel atas kejahatannya terhadap Masjidil Aqsha, bahwa Al-Aqsha akan dibebaskan dalam waktu dekat.

Dalam aksi solidaritas untuk Al-Aqsha yang diikuti ribuan warga, Jumat (18/9) di Gaza Utara, Hammad mengatakan, “Suatu hari nanti Israel akan membayar mahal atas kejahatan yang dilakukannya.”

Menurutnya, segenap negara dan kaum muslimin bergerak membela Al-Aqsha, dan Israel tak akan mampu mengambil kendali Al-Aqsha, bagaimanapun upaya yang mereka lakukan.

Zionis injak-injak karpet masjid Al-Aqsa        (kispa.org)
Hammad menyerukan kepada segenap warga Palestina di Tepi Barat untuk berjuang menghadapi penjajah Israel, sudah tiba saatnya Tepi Barat untuk bergerak menghadapi penjajah dan memutuskan belenggu kerja sama keamanan.

Tokoh Hamas ini mengecam kebijakan kordinasi keamanan dengan penjajah Israel di Tepi Barat, dan menyerukan kepada otoritas Palestina untuk kembali ke pangkuan bangsa Palestina.

Hammad juga meminta kaum muslimin dan bangsa Arab untuk segera bergerak membela dan melindungi Masjidil Aqsha sebelum terlambat.

Kamis, 10 September 2015

Zionis : Tiga Tokoh Hamas Harus di Bunuh Jangan Sampai Kuasai Gaza

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas".    (QS. Al Baqarah : 190) 

Jendral Sami Turgeman        (ddakwatuna.com) 
(Mediaislamia.com) --- Komandan wilayah Selatan Zionis Israel, Jenderal Sami Turgeman, mengakui bahwa Zionis Israel akan sulit mengontrol wilayah Jalur Gaza, Palestina, meskipun pada akhirnya mereka berhasil merebut dan menguasai daerah tersebut.

Dalam keterangannya kepada Times of Israel pada hari Rabu (09/09) kemarin, Jenderal Sami Turgeman mengatakan, “Memang benar bahwa kepentingan utama Zionis Israel saat ini adalah menyingkirkan Hamas, akan tetapi kami belum yakin dapat menguasai kondisi di Jalur Gaza kemudian.”

“Konferensi Internasional ke-15 untuk memerangi terorisme di Herzliya pada 7 September lalu memiliki dua tujuan utama yang berkaitan dengan sektor ini, yaitu menghindari krisis setelah agresi militer pada tahun 2014 lalu, dan mencegah perkembangan militer kelompok jihadis Palestina di sana,” ujar Jenderal Sami.

Dua tokoh Hamas incaran Zionis      (an.rightsreporter.org)
Menurutnya semangat perlawanan warga Palestina di Jalur Gaza untuk bebas dari penjajahan Zionis Israel adalah tantangan utama meskipun pada akhirnya militer kami dapat menguasai Jalur Gaza.

Sementara itu senada dengan Jenderal Sami Turgeman, penulis Yahudi Cynthia Planck menekankan bahwa Ismail Haniyeh, Khaled Mashaal, dan Mohammed Deif adalah 3 tokoh utama yang harus dihabisi Zionis Israel jika mereka ingin menguasai Gaza.

Cynthia Planck berpendapat bahwa peran Ismail Haniyeh dalam menyemangati rakyat Gaza, Khaled Meshaal mencari dukungan internasional, dan Muhammad Dheif dalam meningkatkan kualitas militer Hamas adalah hambatan utama bagi Zionis Israel di masa depan.

PM Hamdallah Berharap 193 Negara PBB Memberi Suara ‘Ya’ Pengibaran Bendera Palestina di PBB

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
يَا قَوْمِ ادْخُلُوا الْأَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِي كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوا عَلَىٰ أَدْبَارِكُمْ فَتَنقَلِبُوا خَاسِرِينَ
"Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi".   (QS. Al Maidah : 21) 

PM Rami Hamdallah   (mediaislamia.com)
(Mediaislamia.com) --- Perdana menteri Palestina berharap suara ‘ya’ di Majelis Umum PBB terkait pengibaran bendera Palestina di atas markas PBB sehingga bisa memuluskan keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Rami Hamdallah mengatakan hari Kamis kemarin (10/9/2015) bahwa jika 193 negara PBB mengadopsi rancangan resolusi terkait pengibaran bendera Palestina di kemudian hari, hal itu akan menandai langkah baru menuju Palestina menjadi anggota penuh PBB.

Diplomat itu berharap mayoritas suara memilih ‘ya’ di Majelis Umum PBB meskipun adanya perlawanan sengit dari Israel dan Amerika Serikat, lapor Press TV.

Bendera Palestina berkibar di kantor UNISCO     (bbc.com)
Suara ‘Ya’ akan memberikan PBB 20 hari untuk mengibarkan bendera Palestina di New York, di mana Presiden Palestina Mahmoud Abbas dijadwalkan akan berkunjung kesana pada tanggal 30 September.

Hamdallah, yang berbicara kepada wartawan setelah pertemuan dengan Presiden Prancis Manuel Valls di Paris, mengatakan bahwa Otoritas Palestina tidak memiliki rencana untuk melanjutkan pembicaraan dengan Israel jika rezim Tel Aviv terus memperluas permukiman di wilayah pendudukan Tepi Barat.

“Yang paling penting adalah bahwa pembangunan permukiman harus berhenti. Kami tidak ingin bernegosiasi jika hal itu masih berlanjut. Jika ada negosiasi, kami ingin mereka memiliki kerangka yang jelas,” tegas Hamdallah.

Rabu, 09 September 2015

AS Masukan 3 Pimpinan Senior Hamas ke Daftar Teroris

Allah Shubhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لاَ تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ لِلّهِ فَإِنِ انتَهَواْ فَلاَ عُدْوَانَ إِلاَّ عَلَى الظَّالِمِينَ
"Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim".    (QS. Al Baqarah : 193) 

Yeiha Sinwar dan Rahmi Musthaha     (news.yahoo.com)
(Mediaislamia.com) --- Kelompok perlawanan Islam Palestina Hamas mengecam Amerika Serikat yang menempatkan tiga anggota senior mereka dalam daftar teroris Washington, lapor Press TV.

Hamas di akun Twitter-nya, menyebut langkah AS tersebut sebagai tindakan tidak bermoral dan melanggar hukum internasional. Hamas juga mengecam Washington yang telah mendukung terorisme Israel.

Tiga Pimpinan Hamas  (english.palinfo.com)
Sementara itu, juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa keputusan AS tidak akan mencegah Hamas berhasil dalam menunaikan tugas nasionalnya yaitu melindungi rakyat Gaza dan membebaskan Palestina.

Sebelumnya pada hari itu, Departemen Luar Negeri AS mengatakan, dua pemimpin Hamas, yaitu Yehia Sinwar dan Rawhi Mushtaha, serta Mohammed Deif, komandan militer, telah ditunjuk sebagai teroris global di bawah hukum AS.

Rabu, 02 September 2015

Mesir Banjiri Perbatasan Gaza Untuk Hancurkan Terowongan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللَّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ وَأَنزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ
"Manusia itu adalah umat yang satu. (setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan".    (QS. Al Baqarah : 213) 

Terowongan Gaza dibanjiri air      (merdeka.com)
(Mediaislamia.com) --- Mesir berencana membanjiri daerah di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza dengan air dalam upaya untuk menghancurkan terowongan bawah tanah yang ada di antara negara itu dengan wilayah Palestina.

“Tentara Mesir telah mulai membangun jaringan pipa besar di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza,” kata seorang sumber keamanan Palestina pada Rabu kemarin (2/9/2015), kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan.

Sumber keamanan itu menjelaskan bahwa rencana Mesir bertujuan untuk menghancurkan terowongan bawah tanah dengan membanjirinya dengan air.

Namun pemerintah Mesir sendiri belum membuat pernyataan terkait rencana tersebut.

Hamas galih terowongan    (arrahmah.com)
Terowongan perbatasan biasanya digunakan oleh warga Palestina di Gaza untuk membawa pasokan barang ke wilayah terblokade Jalur Gaza.

Pada pertengahan Juni, militer Mesir mengatakan bahwa Kairo telah menghancurkan hampir 1.430 terowongan bawah tanah yang ada di antara Mesir dengan dan wilayah Gaza selama 18 bulan sebelumnya.

Tentara Mesir mengklaim bahwa terowongan sering digunakan oleh teroris dan penjahat untuk menyelundupkan senjata ke militan yang ada di Semenanjung Sinai.

PBB : Gaza Tak Layak Huni 2020 .... Benarkah ?

Allah Subhanahu Wa ta'ala Berfirman :
وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ
"Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan".    (QS. Hud : 117) 

Konferensi UNCTAD di PBB      (addisababaonline.com)
(Mediaislamia.com) --- Jika perekonomian terus memburuk, PBB berpendapat bukan tak mungkin Gaza, Palestina, akan menjadi kota tak layak untuk dihuni pada 2020 nanti.

Peringatan itu datang dari laporan Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) yang dirilis pada Selasa (1/9/2015) lalu, yang memperlihatkan perekonomian Gaza yang terdampak oleh perang antara Israel dan Palestina.

Menurut laporan tersebut, dilansir oleh The Washington Post, perang telah membuat populasi penduduk kota itu "melarat dan bergantung pada bantuan kemanusiaan dari dunia".

Gaza akan bangkit lagi      (berita-islamnews.blogspot.com)
Selain itu, dikutip dari TIME, perang juga berdampak pada kemampuan Gaza untuk melakukan ekspor dan produksi di pasar domestik, lantaran sudah tidak ada waktu untuk merekonstruksi dan memulihkan perekonomian.

"Konsekuensi yang berhubungan dengan keamanan, kesehatan, dan sosial dari padatnya populasi adalah satu dari beberapa faktor yang bisa membuat Gaza tak layak dihuni pada 2020 nanti," demikian isi laporannya.

Sedangkan, prospek perekonomian Palestina pada 2015 ini dikatakan dalam laporan tersebut suram, mengingat situasi politik negara itu sedang tidak stabil dan rekonstruksi pascaperang dikatakan lambat.

Sabtu, 29 Agustus 2015

Al-Qassam Akan Hantam Israel Dengan Roket

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung".    (QS. Ali Imran : 200) 

Ramadhan Abdullah Syalkh    (saraya.ps)
(Mediaislamia.com) --- Sekjen gerakan Jihad Islami, Ramadhan Abdullah Syalkh menyatakan, Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas tidak akan menolak melepaskan roket-roketnya ke Israel jika nyawa tawanan Muhammad Alan dalam bahaya.

Dalam wawancaranya dengan TV Al-Mayadin yang disiarkan kemarin Jumat, Syalkh menegaskan, brigade Al-Quds, sayap militer JI sudah menyatakan siaga satu dan siap melepaskan roketnya jika nyawa Alan dalam bahaya.

Ia menegaskan, Al-Qassam, tidak menolak melepaskan roket-roketnya pada waktu yang dibutuhkan.  Tidak keputusan personal, sebab Hamas adalah gerakan perlawanan dan Gaza adalah proyek perlawanan bukan menyerah kepada Israel.

Kondisi Mohammed Allan         (palestinkini.info)
Di konteks lain, Syaklh mengatakan, masuknya Hamas dalam gencatan senjata hanya prosedur sementara dan bukan hal sacral dimana akan batal jika Israel mempermainkan nyawa bangsa Palestina.

Wilayah Gaza terbuka segala kemungkinan dan Israel tahu perang apapun ke Jalur Gaza tidak akan menjadi refresing.

“Apa yang dilakukan tawanan Alan yang mogok makan karena memprotes Israel adalah langkah tepat mewujudkan kemenangan. Jika Alan gugur dalam aksinya, seperti sebelumnya Hidr Adnan, maka kami akan membalas. Kami perkirakan keduanya gugur dan Brigade Al-Quds akan membalas dan Israel tahu itu.” Tegas Syalkh. 

Mantan Tokoh Fatah : Abbas Enggan Rekonsiliasi Dengan Hamas

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ كَفَرُوا وَقَالُوا لِإِخْوَانِهِمْ إِذَا ضَرَبُوا فِي الْأَرْضِ
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir (orang-orang munafik) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi".   (QS. Ali Imran : 156) 

M. Dahlan dan M. Abbas         (ivangeli-israele.it)
(Mediaislamia.com) --- Mantan anggota senior Fatah, Mohammed Dahlan, menuding Presiden Mahmoud Abbas sengaja tidak menginginkan terjadinya rekonsiliasi nasional antara Fatah dan Hamas, karena dianggap akan mengancam kepentingan dirinya.

Pernyataan ini dikatakan Mohammed Dahlan dalam program acara “tanpa batasan” di stasiun BBC Arab pada pekan ini.

Dalam acara tersebut Mohammed Dahlan mengatakan, “Dia (Abbas) tidak menginginkan adanya rekonsiliasi nasional dengan Hamas. Yang di inginkan adalah Hamas dan Jihad Islam ikut bergabung dibawah komando PLO.”

Pertemuan Fattah dan Hamas         (vosisneias.com)
“Tidak hanya PLO yang dalam bahaya, negara ini juga dalam bahaya setelah sekian tahun Abbas menjabat yang terjadi hanyalah meluas dan meningkatnya pemukiman penduduk Yahudi di wilayah Tepi Barat,” ujar Mohammed Dahlan.

Sementara itu ketika ditanya mengenai pengunduran diri Abbas dan sejumlah pemimpin lainnya dari Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina “PLO”, Dahlan mengatakan, “Abbas adalah orang yang rakus dan ambisius, dia tidak menginginkan adanya pemilu ataupun upaya rekonsiliasi internal antara kami dan Hamas.”

Mohammed Dahlan sendiri adalah tokoh buangan Fatah yang kini berada dalam pengasingan di UEA, setelah dituding memiliki agenda tersembunyi dengan Zionis Israel untuk menggeser Mahmoud Abbas. 

Selasa, 25 Agustus 2015

Inilah Empat Pemuda Gaza yang Diculik Zionis di Sinai

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قَاتِلُوا الَّذِينَ يَلُونَكُم مِّنَ الْكُفَّارِ وَلْيَجِدُوا فِيكُمْ غِلْظَةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
"Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertakwa".      (QS. At Taubah : 123) 

4 Pemuda Gaza yang diculik Zionis        (dakwatuna.com)
(Mediaislamia.com) --- Kasus penculikan terhadap empat pemuda Gaza hingga kini belum terungkap. Jurubicara pihak keluarga korban penculikan ini sangat berharap, putra-putra mereka dapat kembali dengan selamat dan meminta kepada masyarakat dunia untuk memberikan dukungan dengan aksi-aksi di lapangan ataupun melalui media.

Seperti dilansir laman, alwatanvoice.com, keempat orang pemuda itu bernama Abdurrahman Abu Al-Jabin, Yaser Zanun, Husain Al-Zubdah, Abduddayim Abu Lubdah. Beberapa media menyebut keempat pemuda tersebut sebagai anggota Batalion Al-Qassam sehingga menjadi target penculikan kelompok bersenjata yang ditengarai sebagai pesanan dari Israel yang bekerjasama dengan rezim kudeta Mesir. (baca: Israel dan Mesir berada dibalik penculikan di Sinai)

Pihak keluarga korban kemudian meminta kepada pihak Mesir untuk serius mengungkap kasus penculikan ini, karena kejahatan tersebut terjadi di wilayah Sinai yang masuk teritorial Mesir.



Ribuan Guru dan Staf di Jalur Gaza Lakukan Pemogokan

Sebagaimana lafadz di bawah ini berbunyi :
مَنْ عَلِمَ وَعَمِلَ وَعَلَّمَ ، فَذلِكَ الَّذِى يُدْعَى فِى مَلَكُوتِ السَّموَاتِ عَظِيمًا     عيسى عليه السىلام
"Barangsiapa menjadi orang alim, beramal dan mengajar, maka ia dipanggil (digelari) di alam langit seorang besar".   (Nabi ‘Isa as)

Guru dan sfat lakukan mogok di Gaza         (arab48.com)
(Mediaislamia.com) --- Sebanyak 200.000 siswa sekolah di Jalur Gaza batal memulai semester baru setelah para guru dan staf sekolah melakukan pemogokan, Senin (24/8/2015).

Beberapa ribu guru, asisten guru, dan staf administrasi sekolah di wilayah Palestina itu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor badan PBB urusan pengungsi Palestina, UNRWA.

Serikat pekerja staf UNRWA di Jalur Gaza, wilayah Palestina yang menderita akibat tiga perang dalam enam tahun, blokade Israel, serta krisis ekonomi, melakukan protes karena sejumlah staf terancam kehilangan pekerjaan karena minimnya anggaran.

Menurut catatan PBB, dari 1,8 penduduk Jalur Gaza, sekitar 1,26 juta orang berstatus pengungsi. UNRWA menangani berbagai hajat para pengungsi, termasuk pendidikan untuk 225.000 anak-anak usia sekolah.

Namun, setelah puluhan sekolah hancur akibat perang antara Hamas dan Israel, kondisi anak-anak sekolah di wilayah itu semakin sulit.

Sekolahan yang hancur di Gaza      (palinfo.com)
Masalah bertambah pelik ketika UNRWA, yang mendapatkan anggaran dari iuran anggota PBB, selama beberapa tahun ini terus mengalami penurunan dana.

UNRWA telah memunculkan wacana untuk menunda awal tahun ajaran baru dan merumahkan sementara sejumlah stafnya selama setahun karena kurangnya kontribusi dari donor internasional.

Bantuan finansial terbaru membuat UNRWA membatalkan rencana penundaan tahun ajaran baru.

Namun, para staf organisasi tersebut menuntut UNRWA juga membatalkan rencana untuk merumahkan mereka.

Rabu, 19 Agustus 2015

Al-Qassam Gagalkan Operasi Pembunuhan Israel di Pantai Gaza

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُم بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
"Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian".    (QS. Al Baqarah : 126) 

Pasukan katak Izuddin Al-Qassam      (alqassam.ps)
(Mediaislamia.com) --- Sumber-sumber khusus menyebutkan kepada koran Al-Quds Palestina edisi hari ini Rabu (19/8) bahwa personel regu pasukan “katak manusia” dari Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas berhasil menggagalkan operasi khusus dari pasukan laut Israel di lepas laut Gaza beberapa hari lalu.

Sumber menyatakan kepada Al-Quds Palestina, personel Al-Qassam berhasil mengendus gerak-gerik mencurigakan dari operasi Dolphin di lepas laut berdekatan dengan pelabuhan Gaza. Namun pasukan katak Al-Qassam berhasil menguasai dan mengendalikan Dolphin dan menjauhkannya dari pantai Gaza dengan sarana perangkat pengintai dan pengendali milik Al-Qassam terhadap Dolphin Israel. Kini Dolphin Israel ini berhasil dikuasai dan dikeluarkan Al-Qassam dari laut.

Perangkat Al-Qassam ini mampu melumpuhkan alat Dophin Israel yang mampu melepaskan panah kecil yang bisa membunuh manusia yang masuk ke dalam lautan di kedalaman tertentu atau melukainya dengan luka parah. Alat Israel yang dibawah oleh kapal selam Dolphin Israel ini dibuat untuk membidik personel pasukan laut Al-Qossam yang sering melakukan latihan militer di dalam laut pada saat ini.

Kini Al-Qassam sedang memeriksa perangkat lain yang dibawah Dolphin. Sebelumnya, pihak Al-Qassam berkali-kali mengingatkan bahaya Dolphin ini.

Sabtu, 15 Agustus 2015

Syeikh Nashr Jarrar Mujahid Bertangan Satu

Allah Subhanahu Wa aTa'ala Berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan".   (QS. Al Maidah : 35) 

Syeikh Nashr pejuang yang gigih     (infopalestina.com)
(Mediaislamia.com) --- Tak seorangpun mengira jika orang yang murah senyum ini merupakan pemikir dan pengatur strategi Brigade Al-Qassam dan mujahidnya di Utara Tepi Barat.

Kehilangan tangan kanan dan kedua betisnya dalam melawan penjajah, dan hanya bisa duduk separuh badan, tak menyurutkan langkahnya untuk berjuang di jalan Allah.

Sang isteri, Ummu Suhaib berkata kepadanya, “Tidak cukupkan dengan apa yang sudah engkau lakukan dalam perjuangan?” dengan tersenyum merindukan kesyahidan, beliau menjawab, “Sungguh Allah telah memuliakanku, Dia mengambil sedikit dan menyisakan yang lebih banyak untukku, Jihad merupakan kewajiban bagiku sampai meraih kesyahidan.” Dan beliau mampu meraihnya.

Pemakmur Masjid

Syekh Nashr lahir pada 1/10/1958 dari keluarga religious, di kawsan Wadi Barqin, salah satu pinggiran barat kota Jenin.

Sejak kecil selalu terikat dengan masjid, shalat berjamaah di sana, sampai-sampai ketika dilarang ke masjid karena masih kecil, beliau menggambar masjid di tembok rumah dan shalat disitu.

Syeikh Nashr sebelum cacat       (almountadayat.com)
Di masa kecilnya beliau hobi permainan kemiliteran, membuan tank dari tanah dan bermain dengan saudara dan saudarinya yang berjumlah 12 orang, termasuk bermain angkat berat meski tergolong masih kecil.

Bersama temannya, Sami Hanif, keduanya bekerjasama dalam ketaatan dan kecintaan pada negeri Palestina.

Di usia 19 tahun mereka berdua mulai melancarkan perjuangan melawan penjajah, tepatnya pada tahun 1977, mereka berdua merencanakan untuk menyerang bis Israel menggunakan bom Molotov di kawasan Barqin.

Usai shalat subuh keduanya melakukan operasi penyerangan sesuai rencana,  serangan berhasil meledakan bis Israel, namun rekannya Sami Hanif gugur ditembak tentara Israel setelah serangan tersebut. Nashr membawa jenazah dan menguburkan Hanif khawatir jenazahnya diambil pasukan Israel.

Sekolah Pemikiran

Pasca serangan, Israel berhasil mengendus dan menangkap Nashr dengan tuduhan membentuk sel perlawanan bersenjata melawan Israel. Saat interogasi, beragam penyiksaan dialami Nashr.

Sang isteri menceritakan, bekas siksaan masih terlihat jelas di punggungnya. Kemudian Nashr divonis 10 tahun penjara.

Di penjara, Nashr berkenalan dengan pemikiran pergerakan Ikhwanul Muslimin, kemudian bergabung dan menjadi salah seorang pendiri gerakan Islam di dalam penjara Israel.

Tahun 1987 beliau bebas dari penjara, saat itu usianya 29 tahun, kemudian menikah dan dari pernikahanya dikaruniai 4 orang anak: Suhaib, Ahmad, Jaina dan Muhammad. Tiga orang puteranya sempat melihat sang ayah, namun yang terakhir lahir beberapa hari pasca kesyahidan beliau.

Beliau diamanahi sebagai anggota komite pengelola harta zakat yang membidangi anak-anak yatim dan fakir miskin di Jenin. Beliau dikenal amanah dan menyayangi anak-anak yatim. Memosisikan mereka layaknya sebagai anak sendiri, dan fakir miskin sebagai keluarganya.

Tak berapa lama, beliau kembali ditangkap pasukan Israel, dan dijebloskan kedalam penjara, beragam siksaan kembali menimpa beliau.

Tahun 1992 bersama 450 pimpinan dan kader Hamas serta Jihad Islami beliau dideportasi ke Maraj Zuhur di Libanon Selatan.

Setelah kembali dari Maraj Zuhur, beliau ditangkap dan dijebloskan ke sel penjara Israel selama 98 hari. Kemudian setelahnya ditetapkan sebagai tahanan administrative tanpa dakwaan dan persidangan.

Intifadah Al-Aqsha

Di awal tahun 2000, pasukan Israel mengepung rumah beliau, ratusan tentara terlihat berjaga.

Syekh Nashr pamit kepada isterinya untuk keluar rumah, kemudian terdengar tembakan senjata secara intensif selama beberapa jam.

Selang beberapa jam kemudian, syekh Nashr kembali ke rumah, ternyata pasukan Israel telah merencanakan untuk membunuh beliau, Brigade Al-Qassam berhasil mengungkap keterlibatan aparat keamanan setempat, yang menyiksa salah seorang pemuda al Qassam, dan membuat pengakuan karena siksaan keras, yaitu utusan komandan al Qassam di Nablus, Syahiod Mahmud Madani untuk mengambil kendaraan dari rumah syekh Nashr Jarrar.

Di subuh hari Senin 19/2/2000, pasukan Israel membuat jebakan untuk membunuh Mahmud Madani, usai keluar dari shalat dhuhur, komandan Mahmud Madani diberondong tembakan yang menewaskannya akibat luka sangat kritis,  dan terungkap identitas komandan al Qassam Nashr Jarrar dari pengakuan utusan tersebut.

Setelah identitas beliau terungkap ke public, dan Israel terus mengincarnya, beliau melatih para pemuda dari beragam faksi Palestina untuk merakit bom dan menggunakannya.

Tiga bulan diburu pasukan Israel, di salah satu operasi serangan di kota Jenin, syekh Nasr berupaya berupaya meledakan bom di tempat yang tak jauh dari konsentrasi pasukan Israel, namun bom tak meledak, lalu beliau mendekat untuk memperbaikinya, dan takdir Allah berlaku, bom meledak, beliau terpental puluhan meter di antara pepohonan zaitun, saat itu para pejuang mengira beliau telah gugur syahid, dan mulai mencari keberadaan beliau.

Mujahid bertangan satu        (almountadayat.com)
Syekh Jamal Abul Haija, salah seorang pimpinan Hamas di Tepi Barat menceritakan, “Aku tak akan pernah melupakan hari itu, saat syekh Nasr kehilangan kedua kaki dan tangan kanannya di persimpangan jalan, aku dan Ibrahim Jabar, mendapati beliau terpental di bawah pohon dalam kondisi yang sangat sulit untuk dilihat, sampai syekh Ibrahim berteriak, syeikh Abu Suhaib gugur, namun syekh Abu Suhaib menjawab, “Tenang”. Hampir-hampir tak keluar sepatah katapun dari mulutnya. Saat semua melihatnya, beliau langsung dibawa ke rumah sakit, dan dengan kepercayaan penuh kepada Allah, beliau sibuk berdzikir dan bersabar yang tak bisa digambarkan. Beliau sangat mencintai jihad dan perlawanan, dan selalu siaga membawa pistol untuk menghadapi musuh.”

Sang isteri mengisahkan bahwa syekh Nashr mengatakan kala itu, “Saya meyakini saat itu hampir datang kesyahidan, dan saya sangat bergembira sekali, maka saya banyak beristighfar dan berdoa kepada Allah, serta doa agar yang ditinggalkan bersabar setelah kesyahidanku.”

Rindu Kesyahidan

Syekh Nashr terbaring di rumah sakit selama 6 bulan dengan dijaga pejuang perlawanan, khawatir ada upaya penangkapan maupun pembunuhan oleh pihak Israel, dan terjadi upaya pembunuhan terhadap beliau, yang berhasil diungkap al Qassam, dan kemudian beliau dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Pengganti Ayyash

Syekh Nasr seperti disebut oleh rekan-rekannya merupakan otak perlawanan Palestina dan brigade Al-Qassam, Israel menyebutnya sebagai pengganti Ir. Yahya Ayyash, mujahid al Qassam, dan komandan Mahmud Abu Hunud.

Dalam pertempuran kamp Jenin, April 2002, para pejuang membawa beliau ke tempat strategis untuk memberikan arahan dalam pertempuran, dan menjadi arsitek pembuatan bom, sebelum kemudian pesawat tempur Israel menggempur tempat tersebut, saat itu terlihat keajaiban dari Allah yang menyelamatkannya dari kematian, atap rumah tak jatuh menimpanya langsung, tetapi jatuh secara miring ke sampingnya, saat orang-orang mencarinya sehari kemudian, mereka mendapati beliau dalam kondisi pingsan, dan terlihat kepalanya, sementara bagian bawah tubuhnya dan sebelah tangan kirinya terputus.

Syekh Nashr selamat dalam pertempuran jamp Jenin, para pejuang Al-Qassam memindahkannya ke tempat lain di kota Thubas, untuk melanjutkan jihad dan latihan. 

Pertemuan Terakhir

Sang isteri menggambarkan pertemuan terakhirnya dengan Nashr, “Dua hari sebelum beliau meninggal, sekelompok pejuang datang untuk membawa kami ke tempat aman, saya melihat di dalam mobil syekh Nasr tersenyum, datang untuk berpamitan kepada kami, pertemuan tersebut sangat indah dan tak bisa digambarkan.

Dua hari setelah berpamitan dengan keluarga, tercium aroma surge, dan saat kesyahidan yang dirindukan Nashr mulai terlihat. Pada hari Rabu (14/8/2002) pasukan Israel dalam jumlah besar mengepung rumah tempat Nasr berlindung bersama rekan-rekan mujahid Al-Qassam, menggunakan tank tempur, perundingan tak berlangsung alot, pihak mujahid bertekad melindungi Nashr, namun dengan jiwa kepemimpinannya, dan kerinduannya meraih kesyahidan, Nashr berupaya menutupi dan melindungi kepergian para mujahid dari tempat tersebut. Para mujahid berupaya membujuknya untuk pergi, namun beliau menolak dan meminta mereka untuk menempatkannya di dekat pintu rumah dengan menggenggam senjatanya, dan beliau menolak seruan untuk menyerah dari tentara Israel yang menggunakan Nidhal Abu Muhsin (18) sebagai tameng hidup untuk menangkap Nashr dalam kondisi hidup, sebelum kemudian mereka membunuh Nidhal dengan menembaknya secara keji.

Syekh Nashr mulai mengecoh musuh dengan melontarkan tembakan untuk melindungi rekan-rekannya para mujahid, dan mengelabui tentara Israel yang meyakini para pejuang di dalam rumah memutuskan untuk melawan, saat itu mereka melontarkan tembakan roket kea rah rumah, sedangkan para mujahid yang menemani syekh Nasr pergi dengan selamat, demikianlah sang komandan melindungi rekan-rekannya di arena syahid yang jarang terjadi dalam sejarah.

Dalam kondisi ini, pasukan Israel menggunakan pesawat tempur untuk menyerang rumah, dan selang beberapa menit, pesawat menggempur dan menghancurkan sebagian besar rumah, sebelum kemudian menggusurnya dengan bulldozer, dan ruh syekh Nashr Jarrar terbang menuju Allah sebagai syahid, di antara reruntuhan, dan kepalanya terpisah dari jasadnya yang suci.

Di kota Jenin, segera setelah kabar kesyahidannya terdengar, ribuan warga Palestina keluar bertakziah dan mengantar jenazah sang pemimpin, mengulang kisah Ja’far bin Abu Thalib, sang panglima yang tak membiarkan bendera terjatuh sampai meraih kesyahidan.

Nashr Meraih Kemenangan

Nashr meraih kemenangan, pasukan Israel merobohkan rumah tempatnya meraih kesyahidan dengan kepala terpisah dari jasadnya yang tertimpa reruntuhan, sementara tangannya masih memegang senjata, seakan siap menembak sekiranya anggota tubuhnya tak terpencar di antara puing reruntuhan.



Kamis, 13 Agustus 2015

Barisan Terdepan Pembebasan Palestina

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung".    (QS. Ali Imran : 200) 

Generasi penerus Al-Qassam     (israeknationalnews.com)
(Mediaislamia.com) --- Remaja Palestina mengikuti kamp musim panas. Berbeda dengan di Barat, kamp ini difokuskan untuk memberikan pelatihan kepada warga agar bisa mempertahankan negara mereka. 

Salah satu pelatihan diberikan oleh kelompok Fron Popular untuk Pembebasan Palestina di Jalaur Gaza. Pelatihan diberi nama Talae al-Awda yang bermakna barisan terdepan pembebasan Palestina. 

"Kami ikut pelatihan militer sehingga kami disiapkan untuk melindungi tanah air kami, dan siap untuk merebut tanah kami yang diambil pada 1948," ujar Safi al-Khalif, salah satu peserta.

Barisan depan Al-Qassam        (maannews.com)
Teman al-Khalif, Karam Arafat berharap suatu hari ia bisa menjadi seorang pemimpin seperti halnya dalam pelatihan. "Jika kamu ingin menjadi seorang pemimpin, maka tidak ada waktu bagi kalian untuk bermain," ujar Arafat. 

Seperti layaknya tentara, para remaja  menekuk tulang-tulang siku, merayap di antara batuan dan kawat jeruji

Aktivis hak asasi manusia mengecam kamp pelatihan yang dianggap memiliterisasi warga Gaza dan melanggar hak anak. Fadil Abu Hein, psikoanalis, khawatir anak di Gaza dilibatkan di dalam perang. Padahal psikologi mereka belum siap.

Al-Qassam Kuasai Pesawat Pengintai Israel

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِّأُولِي الْأَلْبَابِ
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal".    (QS. Ali Imran : 190) 

Pesawat Pengintai "Skylar 1"      (infopalestina.com)
(Mediaislamia.com) --- Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Brigade al Qassam mengungkapkan bahwa kesatuan khusus brigade berhasil menguasai dan mengambil alih pesawat pengintai Zionis dan kemudian digunakan untuk melakukan misi brigade.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Rabu (12/8) malam, Brigade al Qassam mengatakan bahwa pihaknya berhasil menorehkan prestasi teknologi baru sebagai inovasi dari otak para insinyurnya.

Al Qassam menambahkan, “Kesatuan khusus Brigade al Qassam berhasil menguasai pesawat pengintai Zionis dari jenis “Skylark1” pada Rabu pagi, 6 Syawal 1436 H atau 22 Juli 2015. Setelah pesawat berhasil diambil alih kemudian dilakukan pemeriksaan keamanan dan teknis semestinya. Kemudian dibongkar dan dipelajari sistem dan teknologi yang bekerja pada pesawat tersebut. Kemudian kesatuan khusus brigade merakitnya kembali dan digunakan untuk melakukan misi Brigade al Qassam.”

Pejuang Al-Qassam        (jalankupulang.blogspot.com)
Brigade al Qassam mengatakan, “Agar musuh (Zionis) tahun bahwa Brigade al Qassam senantiasa mengintainya. Bahwa Brigade al Qassam akan mengejutkan (Zionis) dalam setiap harinya dengan prestasi baru yang tidak terprediksikan. Di hari-hari yang akan datang (Zionis) akan mengalami hal yang lebih buruk, dengan izin Allah.”

Al Qassam melanjutkan bahwa prestasi spektakuler para pejuangnya ini dilakukan oleh sekelompok pemuda kreatif yang cerdas. Ini adalah hadiah dari Brigade al Qassam kepada para pemuda Palestina. Karena itu al Qassam menyerukan kepada para pemuda Palestina yang kreatif untuk bergabung dengan kafilah perlawanan dan mengambil peran mereka dalam proyek pembebasan Palestina, guna mendapatkan kemuliaan yang agung ini.

Brigade al Qassam menjelaskan, “Prestasi baru ini adalah bukti kebesaran bangsa Palestina dan perlawanannya. Bahwa mereka mampu, dengan karunia Allah, untuk mewujudkan prestasi-prestasi meskipun dalam tekanan dan blokade, cepat atau lambat.” 


Silahkan klik Vidio di bawah ini :


Menlu Indonesia Ditolak Israel, Atlet Israel Diizinkan Masuk ke Indonesia

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
مَّن كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَّدْحُورًا
"Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir".    (QS. Al Isra' : 18) 

Abdillah Onim    (islamedia.co)
(Mediaislamia.com) --- Abdillah Onim atas akrab di sapa bang Onim adalah WNI dan aktivis Indonesia untuk Palestina dimana ia memilih menetap di Jalur Gaza Palestina sejak tahun 2009 hingga detik ini.

Onim memilih menghabiskan waktunya dan masa hidup dengan menjadi seorang relawan dimulai dari tahun 2000, dimana ia pernah ikut dalam berbagai misi kemanusiaan bencana alam baik di Aceh, Gempa Djogja Bantul, Gempa Pangandaran, Pangalengan 2009, Ambon dan Maluku Utara serta beberapa wilayah yang dilanda Gempa bumi termasuk Banjir Jakarta.

Pertama mengikuti misi kemanusiaan luar negeri yaitu ke wilayah Jalur Gaza Palestina di tahun 2009 saat agresi Israel ke Gaza pada akhir tahun 2008 selama 1 bulan dimana lebih dari 1600 orang Gaza tewas akibat dibom oleh pesawat tempur Zionis Israel jenis F16.

Pada tahun 2010 juga diberi kesempatan untuk ikut misi kemanusiaan menuju Gaza dengan Jalur laut dengan tujuan utama adalah mengirim bantuan bagi warga Gaza sekaligus mematahkan blokade zionis Israel atas Gaza, akan tetapi kapal yang ditumpanginya itu dibajak oleh Militer Zionis Israel, tidak hanya membajak kapal akan tetapi semua relawan lebih dari 612 orang dari lebih dari 280 negara yang ikut dalam pelajaran itu di jebloskan kedalam penjara Israel, termasuk Onim dan 10 orang lainya Asal Indonesia.

Pembantaian luar biasa diatas kapal yang dilakukan oleh Militer Israel, hingga menewaskan 10 orang Aktivis Asal Turki serta melukai lebih dari 50 orang, 2 diantaranya relawan Asal Indonesia.

Kabar sangat tak sedap sampai ke wilayah Gaza bahwa atlet Asal negara pembantai, pusatnya teroris, pembunuh anak-anak, wanita dan pemerkosa Muslimah Palestina, yaitu Atlet Asal Zionis Israel mendapat visa kunjungan ke Indonesia.

Menlu RI ditolak Israel (5/8/12)          (merdeka.com)
“Alangkah bijak jika pemerintah Republik Indonesia menolak Kehadiran Atlet Zionis Israel, karena secara langsung telah menyakiti hati Umat Islam di Indonesia dan rakyat Indonesia,” kata Onim dalam rilisnya yang diterima redaksi Panjimas.com, Rabu (12/8/2015).

Dari beberapa kali agresi Israel atas Gaza baik di tahun 2008, 2012 dan masih tersimpan di benak kita yaitu agresi diakhir tahun 2014 yang telah menewaskan lebih dari 2200 orang warga sipil dan balita Gaza serta ratusan wanita, Onim menjadi saksi hidup kebrutalan zionis Israel tersebut.

Kediaman Onim di Graha Daqu Gaza dimana berkibar bendera republik Indonesia, juga dihancurkan oleh Militer Zionis Israel.

Kini hampir semua negara didunia menolak kebiadaban zionis Israel, baikot produk Israel pun dikampanyekan. Tapi kabar sangat buruk datang bahwa Atlet Asal bangsa Penjajah Zionis Israel mendapat visa kunjungan ke Indonesia. “Kok bisa terjadi?” tanyanya.

“Bukannya Indonesia punya undang undang dan aturan yang harus dipatuhi? Yahudi garis keras dengan leluasanya menghadiri acara di Tolikara. Apa rakyat Indonesia dan 200 juta muslim di Indonesia rela sistem dan aturan di Israel juga akan berlakukan di NKRI? Perlu saya ingatkan bahwa bangsa Yahudi Israel tidak hanya anti Islam akan tetapi juga antri agama Kristen dan agama-agama lainnya,” ungkapnya.

Onim pun mengingatkan, bahwa Indonesia pernah dipermalukan saat negara Zionis Israel itu menolak mentah-mentah Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa memasuki Kota Ramallah, Palestina, yang dijajah Israel, untuk mengikuti Konferensi Tingkat Menteri Gerakan Non-Blok.

Atlet Israel masuk ke Indonesia        (presstv.ir)
“Bapak Marty Natalegawa dan Bapak Makarim Wibisono Ketua Anggota PBB untuk Indonesia pun tidak diijinkan masuk wilayah Zionis Israel, kok masa Atlet Asal bangsa Penjajah zionis Israel mendapat visa kunjungan ke Indonesia?” ujarnya.

Warga Gaza Palestina pun tidak mudah masuk ke Indonesia, tapi atlet negara teroris pembantai bocah Palestina bisa dapat visa kunjungan ke Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Misha Zilberman, atlet penjajah Israel awalnya sempat ditolak dan terlunta-lunta di Singapura, tak bisa masuk ke Indonesia.

Zilberman akhirnya mendapatkan visa masuk ke Indonesia setelah Federasi Dunia Bulu Tangkis (BWF) ikut campur tangan memasukkan atlet Israel itu. Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund langsung pergi ke Singapura untuk membantu warga negara Yahudi itu masuk ke Indonesia.

Imigrasi Indonesia memberikan ketentuan bahwa orang Israel yang ingin masuk ke Indonesia harus mendapatkan visa khusus di Bangkok atau Singapura setelah yang bersangkutan menerima surat pensponsoran dari pejabat Indonesia.

Minggu, 09 Agustus 2015

Roket Israel Lukai Dua Polisi Palestina di Gaza Tengah

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas".   (QS. Al Baqarah : 190) 

Polisi Palestina korban serangan israel      (shababunity.net)
(Mediaislamia.com) --- Dua polisi Palestina terluka, Jumat (7/8) akibat serangan udara yang dilancarkan pesawat tempur Israel, ke kawasan latih milik brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas di Gaza Tengah.

Juru bicara Kemenkes di Gaza, Ashraf al Qudra mengumumkan, dua orang polisi terluka dalam serangan udara yang dilancarkan Israel ke kawasan Abu Madyan, di jalan Sholahudin.

Menurut saksi mata, pesawat tempur Israel melancarkan serangan ke kawasan latihan milik brigade Izuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, dekat kamp pengungsi Palestina, al Barij, Gaza Tengah.

Sebelumnya Peter Lerner, juru bicara militer Israel menyatakan, Jumat (7/8) tiga buah roket ditembakan dari Gaza ke wilayah Israel, dua jatuh di Gaza dan satu jatuh di wilayah Israel, tanpa ada informasi mengenai korban. Sejumlah media Israel menyebutkan, pihak perlawanan Palestina menembakan dua roket dari Gaza, yang keduanya jatuh di Gaza. 

Minggu, 26 Juli 2015

Brigade Al-Qassam Latih 25 Ribu Pejuang Baru di Gaza

Allah Subhanahu A Ta'ala Berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung".   (QS. Ali Imran : 200) 

Al-Qassal latih 25.000 pejuang baru   (swefonline.com)
(Mediaislamia.com) --- Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap bersenjata faksi perlawanan Palestina Hamas, telah mendirikan kamp-kamp baru di Jalur Gaza dengan tujuan melatih 25.000 pejuang baru, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kelompok itu pada hari Sabtu kemarin (25/7/2015).

Dalam pernyataannya, Al-Qassam mengatakan kamp dibentuk dengan tujuan memberikan pelatihan kepada pejuang sehingga mereka dapat dan siap untuk memenuhi kewajibannya mengobarkan pertempuran melawan Israel dan pembebasan Palestina, lapor Anadolu Agency.

latihan Lompatan maut      (israj.net)
Menurut pernyataan Al-Qassam, para peserta pelatihan – yang usianya bervariasi berusia 15-60 tahun – akan diajarkan taktik militer, pertahanan sipil dan pertolongan pertama, bersama dengan moral dan nilai-nilai Islam.

Ini adalah tahun ketiga secara berturut-turut brigade Al-Qassam mengumumkan pembentukan kamp militer untuk tujuan pelatihan bagi rekrutan pejuang terbaru.

Tahun lalu, sekitar 17.000 warga Palestina – kebanyakan dari Jalur Gaza – dilaporkan menjalani pelatihan di kamp-kamp yang didirikan oleh kelompok perlawanan Hamas.

(islampos.com/MI)

Silahkan klik Vidio di bawah ini :