Sabtu, 30 Mei 2015

Turki Akan Bangun Permukiman Sementara Rohingya

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya".   (QS. Al Maidah : 2) 

Pengungsi Rohingya      (dunia.inilah.com)
(Mediaislamia.com) --- Turki menawarkan bantuan kepada Malaysia dan Indonesia untuk membangun permukiman sementara layak huni bagi Muslim Rohingya.

Kantor berita Anadolu memberitakan tawaran disampaikan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dalam pertemuan dengan Menlu Malayisa Anifah Aman di sela-sela pertemuan ke-42 Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Kuwait.

"Kami akan membantu Indonesia dan Malaysia membangun permukiman dan menyediakan dukungan teknis untuk infrastruktur," ujar Cavusoglu.

Pertemuan Dewan Menlu OKI berlangsung sejak Rabu (27/5), dengan tema visi bersama memperkuat toleransi dan menolak terorisme. Pertemuan berlangsung dua hari.

Indonesia dan Malaysia, menurut Cavusoglu, menyambut baik tawaran Turki.
"Masalah Rohingya harus ditangani dalam perspektif jangka panjang dan dibawa ke agenda lembaga internasional," katanya.

Sebelumnya, Turki mengirim dua kapal Angkatan Laut (AL)-nya untuk membantu mencari dan menyelamatkan Muslim Rohingya yang terkatung-katung, kelaparan, dan terancam mati, di Laut Andaman. Mereka lari dari kekejian nasionalis Buddhis di Myanmar, dan menjadi santapan pedagang manusia.


Silahkan klik Vidio di bawah ini :



Jumat, 29 Mei 2015

Anak yatim ini lelehkan hati Erdogan



Seorang anak laki-laki yatim piatu di Turki melelehkan hati Erdogan. Ia, yang tidak memiliki orang tua, meminta gurunya untuk membuatkan surat kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan agar hadir pada pertemuan guru dan orang tua, sebagai ayahnya.
Sang guru benar-benar menyampaikan surat sesuai permohonan anak itu. Namun ia mengatakan kepada anak tersebut agar tidak tersinggung jika Presiden Erdogan tidak dapat datang, karena ia sangatlah sibuk dan menghadapi banyak perkara.
Sungguh hadiah yang mengejutkan. Ternyata Presiden Erdogan tiba di sekolah dan berkata bahwa ia akan ikut dalam pertemuan para ayah itu dan menjadi wali dari anak tersebut.
Kebaikan hati Erdogan terhadap anak yatim itu sungguh mengharukan. Inilah pemimpin yang meneladani Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang begitu mengasihi siapapun tanpa batasan usia.
“Menyelamatkan seorang anak tidak akan mengubah dunia, tetapi dunia berubah selamanya bagi anak ini,” ujar Erdogan terenyuh.
smbr:arrahmah

Turki Rayakan Penaklukan Konstantinopel 1452

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
لتفتحن القسطنطينية فلنعم الامير اميرها و لنعم الجيش ذلك الجيش
“Konstantinopel akan dibebaskan di tangan seorang laki-laki. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang membebaskan kota itu. Dan sebaik-baik tentara adalah tentaranya.”(HR. Ahmad)

Ilustrasi       (baytullahturkmen.wordpress.com)
(Mediaislamia.com) --- Turki kali pertama dalam sejarah menggelar perayaan besar-besaran Penaklukan Konstantinopel 1452 oleh Kekaisaran Ottoman.

Worldbulletin memberitakan perayaan akan dipusatkan di distrik Balat, kawasan pesisir Yenikapi, dan mengusung tema Muncul dan Bangkit. Ini adalah peringatan tahun ke-562 penaklukan kota itu.

Perayaan akan dilakukan Sabtu (30/5), bukan Jumat (29/5) atau tanggal sebenarnya kejatuhan kota itu ke Kekaisaran Ottoman. Alasan panitia adalah agar lebih banyak publik berpartisipasi.

Pada 29 Mei 1453 Sultan Mehmet Fatih menaklukan Konstantinopel -- kota yang selama seribu tahun lebih berada di bawah Kekaisaran Romawi Timur -- dan mengubahnya menjadi Istanbul.

Penaklukan ini mengubah kota. Ottoman menjadikannya ibu kota kekaisaran.

Kini, sebuah yang terdiri dari 450 orang bekerja keras menyelesaikan persiapan akhir untuk perayaan penaklukan. Turki, menggunakan teknologi canggih, berusaha menampilkan suasana saat penaklukan.

"Kami akan menggelar perayaan unik dan komprehensif, yang akan diikuti semua penduduk Istanbul dan semua warga asing di Turki," ujar Kadir Topbas, walikota Istanbul.

"Kami ingin menghadirkan suasana dan warga berbagi antusiasme dalam nyaman dan damai," lanjutnya.

Acara akan dimulai pukul 05:30 waktu setempat, dengan kehadiran Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan PM Ahmet Davutoglu.

Vasip Sahin, gubernur Istanbul, mengatakan pejabat negara, pemimpin politik, dan birokrasi, juga diundang ke perayaan ini. Ia berharap perayaan ini layak makna.

Benteng pertahanan       (twicsy.com)
Menariknya, perayaan ini berlangsung sepekan sebelum Pemilu ke-25, yang akan berlangsung 7 Juni. Selama perayaan, sebuah film tiga dimensi -- yang menggambarkan penaklukan kota -- akan diputar di televisi layar lebar.

Janisari Band Ottoman, yang terdiri dari 562 orang, akan memainkan lagu-lagu penaklukan. Tim aerobatik nasional Turki; dikenal dengan sebutan Bintang Turki, akan tampil di atas pusat perayaan.

Pidato-pidato yang akan disampaikan pada acara itu akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Spanyol, Arab, Prancis, Inggris, dan Rusia.

Pemerintah Turki memperkirakan satu setengah juta orang akan datang ke perayaan, dan akan masuk ke arena melalui 120 gerbang dengan pengamanan ketat.

Pada hari itu, garis pantai dan dinding bersejarah Istanbul -- yang dibangun Bizantium untuk melindungi kota -- akan diterangi kembang api dan laser show. Selama perayaan akan ada atraksi kembang api besar-besaran.

Museum Sejarah Panorama 1453, dekat tembok kota, akan memberikan koin peringatan kepada setiap tamu. Sebanyak 562 pengunjung akan mendapat lukisan yang menggambarkan penaklukan.

Penaklukan Konstantinopel diramalkan Rasulullah dalam salah satu hadits-nya. Dikisahkan, Rasulullah menngatakan penaklukan Konstantinopel adalah prajurit terbaik, dan prajurit terbaik itu adalah dia yang tidak pernah meninggalkan shalat, dan memanfaatkan waktu malamnya untuk berdoa.

Sultan Mehmet Fatih adalah prajurit terbaik itu. Dialah komandan penaklukan, yang memimpin prajurit tak perna lalai shalat.

(dunia.inilah.com/MI)

Silahkan klik Vidio di bawah ini :

Wakil Ketua DPR Lepas Relawan Kemanusiaan Suriah



Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Kamis (28/05), melepas delegasi relawan Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) yang akan berangkat ke Turki. FIPS membawa bantuan rakyat Indonesia untuk warga Suriah yang menjadi pengungsi akibat konflik berkepanjangan.
Fadli Zon mengatakan, delegasi kemanusiaan FIPS ini berangkat bukan hanya mewakili organisainya, tetapi mewakili Indonesia.”Ini juga dalam rangka membawa aspirasi warga Indonesia,” kata Fadli diruang kerjanya di Gedung Nusantara III, kompleks Parlemen Senayan Jakarta.
Politisi Partai Gerindra itu menambahkan bahwa keberangkatan misi kemanusiaan FIPS kali ini penting untuk mengumpulkan informasi terkait kondisi warga Suriah, yang mengalami penderitaan akibat konflik selama empat tahun lebih. Informasi itu nantinya perlu disampaikan kepada khalayak di Indonesia, agar masyarakat tergerak hatinya untuk membatu saudara muslim Suriah.
“Saat ini banyak orang takut bicara tentang Suriah karena label ISIS,” imbuh Fadli.

fipss

Sementara Anggota Dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah menyampaikan bahwa kepedulian orang Indonesia terhadap muslim Suriah menunjukkan fokus sebagai satu umat yang sama. Fahri menilai, ke depan bantuan tersebut juga perlu disampaikan melalui jalur diplomasi negara.
“Alangkah baiknya secara diplomatik bisa dibuka oleh pak Fadli di sana,” ungkap Fahri.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon secara simbolik menyerahkan bantuan kemanusiaan yang diterima Ketua FIPS, Ustad Bachtiar Nashir, untuk disampaikan kepada pengungsi Suriah. Selain itu juga diserahkan bantuan kemanusiaan dari rakyat Indonesia yang diwakili Wakil Ketua DPR Fadli Zon untuk Rumah Sakit Lapangan Salma melalui Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI)”

Hasii
Di hadapan kedua wakil rakyat tersebut, Sekretaris Jenderal FIPS Abu Harits mengatakan bahwa selain membawa bantuan kemanusiaan, misi tersebut juga dilakukan dalam rangka memperingati insiden Mavi Marmara. Selain memberangkatkan relawannya, FIPS juga mengajak sejumlah nama yang selama ini dikenal peduli terhadap masalah kemanusiaan, yang menimpa umat Islam seperti Fahmi Salim (MUI), Achmad Michdan (Tim Pengacara Muslim), Mustofa Nahrawardaya (Muhammadiyah), dan Ubay Salman (wartawan Senior JITU).

Konflik yang terjadi Suriah saat ini telah memasuki tahun kelima. Jutaan warganya terpaksa mengungsi, termasuk kesejumlah negara tetangga Suriah antara lain di Turki, Yordania, dan Lebanon.(kiblat)

Masyarakat Daerah Galang Dana Untuk Pengungsi Rohingya

(mediaislamia.com) – Penggalangan dana kemanusiaan bagi Muslim Rohingya terus mengalir. Warga Lampung yang tergabung dalam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Pringsewu, Lampung melakukan penggalangan dana di sekitaran Pringsewu, Lampung, Kamis, (28/5).

Dengan membawa sebuah kotak kardus, mereka mengajak warga menyisihkan uang demi membantu para pengungsi Muslim Rohingya yang terdampar di Aceh, Sumatera Utara dan sekitarnya.

Seperti dikatakan koordinator pelaksana Abi Jihad, penggalangan dana akan dilakukan selama 10 hari dan dana yang dikumpulkan akan disalurkan untuk pengungsi Rohingya di Aceh dan Sumatera Utara.

“Tidak semua umat Islam tahu sebenarnya yang terjadi pada Muslim Rohingya sehingga mereka terusir dari negerinya karena mempertahankan akidah,” katanya.

Terdampar di Aceh sejak 14 Mei 2015 lalu, nasib ratusan pengungsi Rohingya kini mulai mendapatkan kejelasan. Sejumlah menteri luar negeri dari beberapa negara mengadakan pertemuan guna membahas sejumlah kemungkinan terkait nasib kaum Rohingya. Hasilnya, Indonesia akan menyediakan tempat penampungan resmi selama 1 tahun.

Sebelumnya, ribuan pengungsi Rohingya kabur meninggalkan Myanmar karena konflik etnis di negara tersebut. Dalam 3 tahun terakhir, sebanyak 280 orang Muslim Rohingya dibunuh dan 140 ribu orang di usir dari Myanmar. Mereka juga sempat ditolak sejumlah negara seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina.

Mirajnews.com

Ulama Syiah: Bulan Tidak Bersinar Karena Ditampar Oleh Malaikat Jibril (Video)




Tertawalah !! Kebodohan pendeta syiah satu ini tidak tanggung-tanggung. Video ini kami dapatkan dari grup whatsapp “Menelanjangi syi’ah khusus video” yang diasuh oleh syaikh Khalid Al-Wushabi hafidzahullah. Di dalamnya banyak video kesesatan-kesesatan syi’ah dan kebodohan mereka yang dapat membuat diri ini tergelitikkan.

Bulan tidak bersinar lagi karena ditampar oleh malaikat disebabkan dia ragu dengan wilayah Ali?? Khurafat dan dongeng yang tidak tanggung-tanggung akan kebodohannya.

Cukup, para pembaca yang menilai sendiri akan kebodohan mereka. (alamiry.net/syiahindonesia.com)

Kamis, 28 Mei 2015

Ekstrimis Hindu India membakar masjid dan rumah milik Muslim



Warga Muslim dari desa Atali di BallabgarhFaridabadtelah meninggalkan mata pencaharian merekameninggalkan rumah merekayang telah dibakarbersama dengan masjid merekadalam serangan yang dilakukan oleh komunitas Hindu jat India awal pekan ini.
Kami baru saja mulai shalat ketika serangan itu dimulaiMereka datang berkelompok berjumlah 10 orang dan menyerang setiap rumah,” Isal, pemilik showroom, yang terletak tepat di seberang masjidmengatakan kepada Indian Express pada Rabu, (27/5/2015), sebagaimana dilansir oleh onislam.net.
Bata dan tabung gas dilemparkandilemparkan ke dalam rumahMereka menyerang kami dengan pemukul bisbol dan tongkatKami mencoba untuk melarikan diri dengan mengunci diri di dalam rumah kami.”
“Saat itu mereka mulai menyiram rumah kami dengan bensin dan membakarnya,” tambahnya.

Kekerasan itu meletus pada Senin malam ketika ummat Islam sedang shalat maghrib.
Sengketa ini tampaknya terkait dengan pembangunan sebuah masjid baru yang dibekukan selama enam tahun terakhir.

Meskipun Muslim menegaskan bahwa pengadilan telah memberi mereka izin untuk melanjutkan pembangunanHindu Jat menyatakan bahwa melanjutkan pembangunan masjid di desa itu jelas melanggar perintah pengadilan.

Serangan itu menyebabkan masjid dibakar bersama dengan 17 rumah milik Muslim yang berada di daerah sekitar masjid.
Sebuah toko yang berada di samping masjid terbakar dalam serangan yang tampaknya menargetkan pemilik Muslim.

Bukti dari Muslim yang keluar tergesa-gesa dari desa itu terlihat di mana-manameninggalkan pintu terbukakipas yang masih berputar dan barang-barang yang tertinggal.

Menjadi tunawismawarga Muslim melakukan protes pada Selasa (26/5)menuduh polisi tidak efisien dalam menyelidiki kasus ini.

Polisi belum melakukan apa-apaBahkan selama 36 jam setelah kekerasan itumereka tidak menangkap satu orang pun,” ungkap Sahil Ahmedseorang pengunjuk rasa.

Mereka memberi waktu kepada mereka yang telah membuat kami tunawisma untuk mengubur bukti dan lolos begitu saja,” tambahnya.
Seorang warga Muslim menderita luka bakar yang parah di kedua tangannya.
Pria itu, Buddhan Khan, mengatakan bahwa sekelompok pria mengikat tangannya dan menyiramnya dengan bensin, lalu membakarnya.

“Saya ingat saat melihat tangan saya menyala. Dan kemudian saya ingat rasa perih itu. Itu tak tertahankan. Mereka mengikat saya, mencegahku bergerak sementara saya melihat kedua tangan saya terbakar. Mereka mengatakan kepadaku bahwa ini adalah hukuman bagi mereka yang ingin membangun masjid di tanah mereka,” ungkap Khan.

Khan mengatakan bahwa dia berhasil melarikan diri dari penyerang ketika beberapa pemuda Muslim muncul di masjid.

Aku berlari menuju kolam yang berada di dekat masjid dan aku mencelupkan tangan saya di airPada saat itupolisi mulai datang dan kekerasan itu mereda,” katanya.
Polisi tiba di desa itu setelah kerusuhan usaidan membubarkan penyerang.
Orang yang terluka dibawa ke rumah sakit sipil dengan sebuah busSejumlah warga Jat juga mengalami luka-luka dan mereka juga dibawa ke rumah sakit,” kata seorang petugas.

Sumber polisi mengatakan bahwa proses pengaduan telah dimulai.

Saat ini, kami mencatat keluhan yang sedang diajukanKami juga mengidentifikasi rumah-rumah yang telah dibakarmenemukan pemiliknya dan menghitung besarnya kerugian,” kata petugas polisi.

Ada sekitar 180 juta Muslim di India yang berpenduduk mayoritas Hinduyang membentuk 13 persen dari penduduk negara ituKristen membentuk kurang dari 3 persen.
Setidaknya tiga orang Muslim tewas dan beberapa luka-luka saat massa Hindu menyerang sebuah desa berpenduduk mayoritas Muslim di Bihar India Januari lalu.

Di Utter Pradeshpuluhan orang tewas dalam bentrokan HinduMuslim pada tahun 2013 di Muzaffarnagar.

Kerusuhan itu mengakibatkan kematian setidaknya 60 orang dan memaksa sekitar 70.000 Muslim melarikan diri dari desa mereka.