Tampilkan postingan dengan label BERITA NASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA NASIONAL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Oktober 2015

'Saya heran dengan Saudi, BBM-Listrik murah, Sekolah-Kesehatan Gratis, Kok Gak Bangkrut?'



"Saya heran dengan Arab Saudi. BBM dijual murah banget kepada rakyatnya. Listrik juga murah, karena menggunakan BBM yg murah. Ke rumah sakit gratis. Pendidikan gratis. Tidak ada pajak. Lha kok negaranya nggak bangkrut-bangkrut ...???

Malah negara kita yang BBM dan listrik naik terus, Pertamina dan PLN ngomongnya kok rugi terus ....???"

Demikian tulis pak Farid Wadjdi di laman facebooknya, Selasa (29/9/2015) pekan lalu.

Sampai hari ini (02/10/2015), pak Farid Wadjdi masih berada di Mekkah. Beliau tak lupa mendoakan untuk warga Indonesia yang masih terkena musibah asap.

"Dari Mekkah, saya mendoakan semoga musibah kabut asap di Indonesia segera tertanggulangi ....." tulis beliau di wall fb-nya 5 jam lalu saat tulisan ini diposting.(FM/pkspiyungan/beritaislam.net)

Seorang Jamaah Haji Meninggal Dunia Setibanya di Tanah Air



Seorang jamaah haji dari Kloter III asal Kota Medan meninggal dunia setelah tiba di tanah air pada Kamis (1/10/2015). Diduga karena lelah, jamaah bernama Hajjah Salmah (67) tersebut terjatuh setelah turun dari pesawat. Setelah itu ia pun langsung dibawa oleh petugas ke RS Haji Medan. Namun sebelum sampai ke rumah sakit, ia meninggal dunia.
“Beliau meninggal sebelum sampai ke rumah sakit, kami menjemput jenazahnya ke rumah sakit haji,” ujar Rizal, keponakannya, lansir rmol.
Jenazah Hajjah Salmah ini pun disemayamkan di rumah duka di Jalan Multatuli, Medan Maimun. Rencananya, ia akan dimakamkan di pemakaman yang tak jauh dari kediamannya.
Menurut data, pesawat yang membawa rombongan jamaah haji Kloter III Embarkasi Medan sampai di Bandara Kuala Namu kemarin Kamis sekitar pukul 13.30 WIB. Kemudian rombongan jamaah haji tersebut dibawa dengan naik bus untuk menuju Asrama Haji.(FM/fimadani/beritaislam.net)

Bahrain Usir Dubes Iran Setelah Temukan Pabrik Bom Bawah Tanah


 Pemerintah Kerajaan Bahrain memutuskan mengusir Kuasa Usaha Ad Interim (Plt Dubes) Iran di Bahrain, Muhamad Ridha Babai, setelah menghukuminya sebagai individu yang tidak disukai (persona non-grata) dan memerintahkannya meninggalkan Bahrain dalam waktu 72 jam.
Dalam waktu yang bersamaan Bahrain juga memulangkan dubesnya di Iran, sehari setelah kepolisian Bahrain menemukan pabrik bom bawah tanah dan menangkap beberapa orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan Iran.
Hal di atas disebutkan dalam keterangan pers yang dirilis Kementerian Luar Negeri Bahrain yang dipublikasikan di situs resminya pada Kamis sore kemarin (1/10/2015).
Dijelaskan bahwa langkah tersebut diambil Bahrain sebagai protes terhadap berbagai pelanggaran yang dilakukan Iran secara berulang, serta disesuaikan dengan kebiasaan dan perjanjian internasional, prinsip-prinsip hidup bertetangga, keharusan saling menghormati.
Menurut Bahrain, Iran telah melanggar kedaulatan negaranya.Bahrain menuduh Iran telah mendanai aksi-aksi kekerasan dan terorisme, serta memprovokasi terjadinya konflik bersaudara di Bahrain.
Dalam hal ini, pada Rabu, 30 September 2015, kepolisian Bahrain mengumumkan telah menemukan senjata api, granat, dan 1,5 ton bahan peledak C4 di bawah tanah sebuah rumah di daerah Nuwaidrat, berpenduduk mayoritas Syiah, di sebelah selatan ibu kota Bahrain, Manama. Mereka juga menangkap beberapa orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan Iran dan Irak.(MZ/dakwatuna/beritaislam.net)

Rabu, 30 September 2015

Warga Antusias Nonton Bareng Film G 30 S/PKI


Dalam rangka mengenang peristiwa pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) 50 tahun silam, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) menggelar nonton bareng film dokumenter G 30 S/PKI di sekretariat PB PII, Jl.Menteng Raya no.58, Jakarta Pusat, pada Rabu malam 30 September 2015.
Ketum PB PII, Munawar Cholil menegaskan pemutaran film bertujuan menjaga ingatan masyarakat terkait pemberontakan PKI terhadap pemerintahan yang sah di Indonesia.
“Dalam kesempatan ini, kita ingin membuka mata kita kembali tentang sebuah film yang hampir beberapa tahun ini dilupakan. Padahal ini terkait kekejaman yang dilakukan sebuah kelompok yang tidak bisa dilupakan,” katanya saat memberi sambutan pemutaran film G 30 S/PKI.
Menurut Munawar, persoalan menghadapi pemberontakan PKI merupakan masalah bersama umat Islam. “Artinya, PKI akan kita lawan bersama,”ujarnya.
Munawar merasa bersyukur pemberontakan PKI dapat dipadamkan pada 50 tahun silam. Sebab, bila tidak tentu umat Islam akan menjadi korban.
Dalam pantauan kiblat.net, pemutaran film turut di hadiri oleh Mantan Danjen Kopassus, Muchdi Pr dan Ketua MUI KH. Cholil Ridwan. Pemutaran film juga dihadiri oleh ratusan aktivis PII, GPI, undangan, dan warga sekitar. Para hadirin, menonton film dengan duduk lesehan sembaro menikmati makanan ringan di ruang terbuka, kebetulan cuaca cerah mendukung jalannya acara. Pemutaran film dilakukan menggunakan proyektor dan layar putih di depan sekretariat PB PII.
Tampak juga, puluhan wartawan meliput jalannya acara serta sejumlah aparat kepolisian menjaga lokasi pemutaran film. Hingga laporan ini dibuat, pemutaran film  masih berlangsung.(MZ/kiblat/beritaislam.net)

Rupiah Terus Anjlok, PDIP: Itu Bukan Tanggung Jawab Jokowi!



Penolakan datang dari Fraksi PDI Perjuangan. Fraksi merah itu menolak jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) disalahkan terhadap melemahnya rupiah terhadap dollar Amerika Serikat yang seakan terus berlanjut. Partai Banteng itu menilai, Bank Indonesia-lah yang paling bertanggung jawab atas melemahnya nilai tukar rupiah.
“Kami ke dapil ditanya, ‘Ini bagaimana Pak Jokowi soal pelemahan rupiah.’ Lho, ini bukan urusan Pak Jokowi. Pak Jokowi itu urusi fiskal. Kalau moneter dan kurs itu kerjaan BI,” kata Ketua Kelompok Fraksi PDI-P di Komisi XI DPR, Hendrawan Supratikno dalam jumpa pers Fraksi PDI-P di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2015) seperti dilansir Kompas.
Sebagai lembaga yang berstatus independen, katanya, BI-lah yang bertanggung jawab penuh menjaga stabilitas rupiah. Namun, sejauh ini, dia melihat kinerja BI belum maksimal.
Seperti diketahui, sepanjang tahun ini rupiah telah melemah lebih dari 18 persen bila dibandingkan kurs awal tahun. Padahal, sepanjang 2014, rupiah hanya melemah sekitar 1,74 persen. Fraksi PDI-P pun mendesak pimpinan DPR RI segera melaksanakan pertemuan konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Nantinya, pimpinan DPR bisa meminta BPK RI untuk mengevaluasi kinerja serta melakukan pemeriksaan dengan tujuan khusus terhadap Bank Indonesia.
Sementara itu, menurut pemimpin umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoe, merosotnya rupiah bukan hanya tanggung jawab BI saja.
“Nilai tukar rupiah terpuruk adalah tanggung jawab BI dan Pemerintah,” kata bos MNC yang pernah dikecewakan oleh Wiranto itu melalui akun Twitternya hari ini.(MZ/bersamadakwah/beritaislam.net)

Waspadalah Warga Bogor Atas Kehadiran Ulama Agama Syiah



Pada hari Jum’at 2 oktober 2015 Indonesia akan kehadiran seorang ulama agama syiah yang selalu mencaci maki istri Rasullah SAW dan para sahabat Rasullah SAW.

Shaikh M. Tawhidi akan datang ke Indonesia untuk menghadiri acara Eid Ul Ghader,acara tersebut adalah salah satu hari besar orang-orang syiah.

Maka Ummat islam Indonesia harus waspada kepada mereka orang-orang syiah yang dimana setiap orang syiah berada mereka akan selalu membuat keonaran,lihat saja baru-baru ini teragedi mina siapa dalang di balik teragedi tersebut tidak lain adalah Syiah.

Maka saya mengajak para pembaca untuk menyebarkan berita ini agar umat islam tau siapa sesungguhnya syiah itu.

Tempat yang akan di adakan acara Eid Ul Ghader (Ritual syiah) Villa Alex, Jl. Lepian,Cisarua Raya,Puncak. (Depan Hotel Persona Ksatria)

Silahkan Di Share !!!!


(MZ/beritaislam.net)

Koordinator JIL Abdul Moqsith Ghazali Diangkat Jadi Pengurus MUI Pusat

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Abdul Moqsith Ghazali (foto: yohprayogo.blogspot.com)


Salah seorang pendiri sekaligus koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL) Abdul Moqsith Ghazali, diangkat menjadi pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Masa Khidmat 2015-2010. 
Berdasarkan Surat Keputusan No. Kep-359/MUI/IX/2015 tentang Susunan dan Personalia Pengurus Komisi-Komisi Dewan Pimpinan MUI Pusat Masa Khidmat 2015-2020, Abdul Moqsith diangkat menjadi Wakil Sekretaris Komisi Kerukunan Antarumat Beragama (KAUB). 
 
Komisi Kerukunan Antarumat Beragama (KAUB) sendiri diketuai oleh Drs Choirul Fuad Yusuf MA, yang juga Kepala Pusat Litbang Lektur dan Khasanah Keagamaan Kementerian Agama.
 
Selain Moqsith, Wakil Sekretaris Umum LDII H. Hasyim Nasution juga mejabat sebagai wakil ketua komisi ini. Sementara sekretaris komisi dijabat oleh seorang peneliti Balitbang dan Diklat Kemenag, Dr Zainuddin Daulay. 
 
Terkait pengangkatannya sebagai Wakil Sekretaris KAUB, Moqsith mengaku tidak tahu alasan penunjukan dirinya. 
 
"Ya itu tidak ditanyakan kepada saya, tapi saya kira Ketua Umum punya pertimbangan tersendiri kenapa saya harus masuk ke Majelis Ulama Indonesia," jawab Moqsith kepada sejumlah wartawan media Islam usai pengukuhan pengurus MUI Pusat, di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Selasa (29/09) saat ditanya soal ada anggapan MUI kemasukan JIL. 
 
Dosen tafsir Alquran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menduga, perhatian dirinya terhadap upaya pembangunan harmonitas antarumat beragama di Indonesia sesuai dengan visi Kyai Ma'ruf Amin. 
 
"Saya kira agenda atau visi Kyai Ma'ruf jelas, bagaimana membangun kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Dan itu menjadi perhatian saya sejak lama, bagamimana memmbangun harmoni antara umat beragama," ungkapnya. 
 
Sebelum diangkat menjadi pengurus MUI Pusat, Moqsith juga masuk dalam struktur kepengurusan Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) masa khidmat 2015-2020. Di LBMNU, lulusan Pondok Pesantren Salafiyah As-Syafi’iyyah, Asembagus, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur ini menjabat Wakil Ketua yang membidangi persoalanMaudlu’iyyah. 

Terkait aktivitasnya di Jaringan Islam Liberal (JIL), walaupun dalam website resmi JIL, islamlib.com, nama Moqsith masih tercantum sebagai salah seorang anggota dewan redaksi, bahkan dalam profil redaksi ia masih ditulis sebagai Koordinator JIL, namun pria kelahiran 7 Juni 1971 silam itu mengaku sudah tidak aktif lagi di JIL.  "Sudah nggak," katanya singkat. 
 
"Ya kan orang berproses, orang tumbuh. Ya masa..., saya di the Wahid Institute bahkan lebih lama lagi nggak di situ," tambahnya. 
 
Moqsith jugan mengaku tidak tahu lagi perkembangan JIL, menurutnya saat ini yang menangani adalah Ulil Abshar Abdalla. 
 
"Saya nggak tahu perkembangan terakhir, karena yang banyak meng-handle kan Ulil. Yang diskusi-diskusi bulanan, ada tulisan-tulisan di web yang baru," pungkasnya.(MH/suara-islam/beritaislam.net)

Selasa, 29 September 2015

Musibah Mina, Pemerintah Saudi: Tidak benar ada hukuman mati 28 askar



Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa tidak benar ada 28 aparat Arab Saudi (askar) yang akan menjalani hukuman pancung terkait musibah Mina Kamis (24/9/2015).
“Ghairu Shahih, (Itu tidak benar)” kata Mustafa bin Ibrahim Al Mubarak Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia kepada para wartawan pada acara perayaan hari nasional Arab Saudi yang digelar di Dian Ballroom Ciputra World 1, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2015).
Pada kesempatan itu juga Dubes juga membantah pemberitaan yang menyebut penyebab musibah Mina karena adanya iring-iringan rombongan Putra Raja yang akan melintas di jalur 204.
“Tidak benar, itu hanya berita di BBC,” tegas Mustafa
Sebelumnya, sejumlah media di Indonesia mengutip berita dari laman abal-abal Addiyar yang menyebut Otoritas Saudi akan menghukum mati sejumlah petugas haji karena dinilai tak becus dalam mengurusi jemaah saat aksi lempar jumroh berlangsung. laman itu menyebut, sedikitnya 28 petugas haji akan digantung mati pada Sabtu (26/9).
Keputusan pemberian hukum pancung ini, kata laman itu, dikeluarkan oleh pemimpin Makkah yang juga Mendagri Saudi Mohammed bin Nayef untuk mencegah hal serupa terulang.
“Hukuman keras diberikan lantaran otoritas Saudi tak ingin insiden Mina terulang di tahun-tahun mendatang,” tulis laman itu, Jumat(mz/arrahmah/beritaislam.net)

MUI: Internasionalisasi Pengelolaan Haji Tidak Mudah



Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH.Ma’ruf Amin mengatakan internasionalisasi pengelolaan ibadah haji tidak mudah dilakukan. Sehingga, perlu dipertimbangkan lebih matang.
“Untuk internasionalisasi harus dipikirkan panjang, karena membutuhkan anggaran yang cukup besar. Nanti akan lebih banyak kendala lagi, sehingga harus dipertimbangkan lebih matang,” katanya kepada kiblat.net seusai acara Ta’aruf dan Pengukuhan Pengurus MUI masa Khidmat 2015-2020, pada Selasa (29/9) di Kantor MUI Pusat, Jl.Proklamasi No.51, Jakarta Pusat.
Lanjut Kiyai Ma’ruf, pengelolaan haji bila diserahkan kepada banyak negara hanya akan menimbulkan masalah baru. Alasannya karena, tidak mudah untuk menentukan penanggung jawab, pelembagaan, pengorganisasian, pembiayaan, dan pemimpin pengelolaan haji tersebut.
“Yang penting itu, masing-masing negara menjaga jamaahnya. Saudi menjaga sebagai tuan rumah, menyediakan fasilitas yang kurang itu apa,” ujarnya.
Menurut Kiyai Ma’ruf, pengelolaan haji oleh Arab Saudi selama ini sudah cukup bagus. Fasilitas di Mina sendiri, menurut dia, sudah cukup baik dan memadai. Hanya saja, peristiwa di Mina merupakan musibah diluar kekuasaan manusia.
Kendati demikian, dia mendorong agar Arab Saudi terus melakukan evaluasi dan perbaikan pengurusan ibadah Haji termasuk dengan kondisi di Mina.
“Yang penting itu di mana dilakukan perbaikan-perbaikan. Seperti, jangan hanya rambu, kalau rambu terkadang tidak dibaca orang. Mestinya ada petugas keamanan Saudi yang menjaga agar tidak terjadi arus balik,” terangnya.
Kemudian, Kiyai Ma’ruf juga meminta pemerintah menyediakan petugas untuk mengawal jamaah haji di Arab Saudi agar tertib.
“Pemerintah harus sediakan anggaran untuk petugas yang mengawal jamaah agar tidak keluar jalur,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata Kiyai Ma’ruf, jamaah haji Indonesia seharusnya tidak hanya dibekali dengan manasik. Akan tetapi, dibekali pengetahuan tentang kondisi dan situasi di Arafah atau di Mina.
“Jadi, lebih baik kita berpikir tentang memperbaiki keadaan di Mina,” tegasnya.
Kiyai Ma’ruf berpendapat, kritik yang dilakukan berbagai pihak terhadap pemerintahan Arab Saudi tidak cukup untuk menyelesaikan masalah. Menurut dia, pemerintah perlu melakukan dialog dengan pemerintahan Saudi untuk mencari jalan keluar terbaik atas persoalan tersebut.
“Saya kira yang penting itu dialog, dialog melakukan upaya perbaikan. Karena kritik saja tidak menyelesaikan. Menurut saya, sebetulnya sudah bagus kok. Kalau diikuti arusnya itu tidak terjadi. Karena ada arus balik maka terjadilah. Oleh karena itu, perlu petugas yang mengawal baik dari Saudi ataupun Indonesia,”pungkasnya.
Sekedar diketahui, pasca terjadinya musibah desak-desakan jamaah haji di Mina, Arab Saudi. Muncul isu internasionalisasi pengelolaan ibadah haji. Isu ini secara internasional, pernah muncul pada dekade 1990-an oleh pemimpin Libya, Muammar Khaddafi serta oleh pemimpin spiritual Iran, Ali Khamenei.(mz/kiblat/beritaislam.net)

Data gereja di Bandung pada laman Kemenag; 50 % bodong dan 40 % liar



Data gereja di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat yang dipublikasi pada situs Jabar.Kemenag.go.id ternyata tidak valid. Setelah dicek di lapangan banyak dari alamat tersebut palsu, dan tidak terdapat fisik bangunan rumah ibadah Kristiani tersebut. Angkanya mencapai 50% di alamat gereja itu tidak didapati bangunannya alias bodong dan 40% lagi gereja liar.
“Ada yang alamat dan nama gerejanya ada tapi fisik gerejanya tidak ada. Seperti di Sanggar Indah Banjaran Kab. Bandung tertulis ada 3 gereja yakni gereja Bethel Indonesia, gereja Bethel Tabernakel dan gereja Methodis Indonesia, fakta dilapangan bohong besar, gak ada satupun gereja disana, ” kata Ustadz Deni Pinto aktivis PERSIS jama’ah Sanggar Indah Banjaran
Dia memprotes pihak Kemenag Jabar yang tidak valid menampilkan data. Protes tersebut awalnya disampaikan ke ORMAS Islam Gerakan Pagar Aqidah (GARDAH) yg spesial menangani Pemurtadan dan aliran sesat.
“Seenaknya aja Kemenag Kanwll Jabar menulis di Sanggar ada gereja,” katanya.
Mendapat laporan, GARDAH segera memproses dan investigasi ke wilayah Sanggar maupun ke alamat lain yang tertera disusunan alamat-alamat gereja di www//jabar.kemenag.go.id, 3-17 september 2015. Ternyata 50% di alamat tersebut tidak ada bangunan gerejanya, 40% lagi justru ditemukan gereja liar yang notabene melanggar PBM (Peraturan Bersama Menteri) no 9,8 th 2006 atau disebut juga SPB 2 menteri.
“Apa maksud Kemenag Kanwil Jabar menerbitkan daftar gereja yg liar dan alamat gereja yang palsu serta gerejanya juga tidak ada, Kami cape-cape mengawal PBM eeh Kemenag yg seolah melegalkan gereja liar tsb dan menganggap ada gereja yg tidak ada,” kata Ust. Suryana Nurfatwa ketua umum GARDAH.
Menindaklanjuti temuan lapangan tersebut, Senin (28/9/2015) sejumlah elemen umat Islam mendatangi kantor Kemenag Jabar. Mereka diterima oleh H. Abdurrahim Kabag Humas Kanwil Kemenag Jabar.
Dalam pertemuan itu Ustadz Suryana meminta alasan dicantumkannya gereja bodong pada situs Kemenag dan meminta deretan nama dan alamat gereja bodong tersebut dihapus.
Abdurrahim menyanggupi permintaan tersebut, akan menghapusnya dan meminta maaf kesegenap tokoh masyarakat atas pencantuman data gereja yang tidak akurat itu. Menurutnya alasan pencantuman nama dan alamat gereja itu muncul atas laporan Surya Minda Sirait, Bimas Kristen yang juga dihadirkan pada pertemuan itu. Minda Sirait juga meminta maaf karena menyampaikan informasi yang salah.
Setelah didesak oleh para asatidz dia mengakui fakta dilapangan sejumlah nama dan alamat gereja itu tidak ada dan dia mengakui itu diambil dari data lama yang juga belum pernah dicek di lapangan.
Ustadz Suryana Nurfatwa kembali mendesak agar gereja-gereja liar segera tutup karena melanggar aturan, Sementara panglima Laskar Sabilillah Ust. Zaenal menyatakan laskar Forum Islami (FIS) akan melakukan razia gereja-gereja liar jika dalam sebulan ini masih jalan melakukan kegiatan kegerejaan.(mz/arrahmah/beritaislam.net)

Sabtu, 26 September 2015

Ini Nama 17 Korban Tragedi Mina dari KBIH Persis



Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Persatuan Islam (Persis) telah merilis 17 nama jamaahnya yang diduga menjadi korban dalam tragedi Mina beberapa waktu lalu.
Seluruh korban berasal dari Kloter 61 dengan pembimbing utama Acep Saepudin yang berangkat ke tanah suci pada 14 September lalu. Para korban berasal dari rombongan 4, 8, dan 9.
Berikut 17 nama korban:
Rombongan 4
1. Koko Koswara – Kabupaten Bandung
2. Atik Suryati – Kabupaten Bandung
3. Supardi – Kabupaten Bandung
4. Aruk – Kabupaten Bandung

Rombongan 8
5. Rosidah – Kabupaten Ciamis
6. Sardjo Mulyana – Kabupaten Ciamis
7. Nji Saadah – Kabupaten Ciamis
8. Imas Masyitoh – Kabupaten Ciamis
9. Nana Hendiana – Kabupaten Ciamis
10. Atang Gumawang – Kota Banjar
11. Ima Rismawati – Kota Banjar
12. R Maemunah – Kota Banjar
Rombongan 9
13. Rumiyati – Kabupaten Bandung
14. Wisma Widyana Puspitasari – Kabupaten Sukabumi
15. Neneng Rukmini – Kota Cimahi
16. Dikdik Mochamad Tasdik – Kota Banjar
17. Ira Kusmira - Kota Banjar

Plh Ketua Umum Persis, Wawan Sofwan Shalehudin, mengatakan jumlah tersebut adalah informasi yang didapat dari pembimbing utama, Acep Saepudin, dari kesaksian para jamaah yang satu rombongan dengan para korban.(muhamad/okezone/beritaislam.net)

Jumat, 25 September 2015

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun,Telah berpulang Ust. Dikdik Mochamad Tasdik, MA dosen mahad Utsman bin Affan



إنا لله و إنا  إليه راجعون

Telah berpulang ustad/guru kami Ust. Dikdik Mochamad Tasdik, MA dosen mahad Utsman bin Affan Jakarta Dan Pengajar Di Persis 69 Jakarta Timur & istri beliau.

Beliau berdua hari ini dikabarkan wafat di Mina Arab saudi. 

Ketawadhuan dan keshalihan beliau masih sangat jelas terbayang oleh kami selaku muridnya.

Semoga beliau diampuni segala dosa dan khilafnya dan ditempatkan di tempat terbaik di Jannatul firdaus. Serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.

Kami selaku admin www.beritaislam.net dan Alumni Persis 69 Jakarta timur mengucapkan

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْن

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهم وَارْحَمْهم وَعَافِهم وَاعْفُ عَنْهم وَأَكْرِمْ نُزُلَهم وَوَسِّعْ مُدْخَلَهم وَاغْسِلْهم بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهم مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهم دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهم وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهم وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهم وَأَدْخِلْهم الْجَنَّةَ وَأَعِذْهم مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَ مِنْ عَذَابِ النَّار


آمين يا رَ بَّ العا لَمين

Alhamdulillah, Jamaah Shalat Idul Adha perdana membludak di Masjid Tolikara

Shalat Id pretama di Masjid Tolikara bersama Ustadz Fadhlan Garaamatan. (Foto: Hidcom)
Diiringi hujan gerimis membasahi bumi Tolikara, masyarakat Muslim Papua melaksanakan shalat Idul Adha perdana di Masjid Tolikara, Kamis (24/9) pagi. Masjid Koramil Khairul Ummah tersebut baru sehari diresmikan Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa.
Animo masyarakat yang besar nampaknya menjadikan Masjid tidak sanggup menampung jamaah Sholat Idul Adha yang membludak, demikian lansir Hidayatullah.
Kaum Muslimin berduyun-duyun mendatangi Masjid tersebut. Sejumlah pejabat daerah yang beragama Kristen juga berada di sekitar Masjid, dan Mensos, Khafifah Indar Parawangsa ikut serta dalam shaf shalat. Sementara aparat keamanan dari TNI dan Polisi sibuk berjaga-jaga di luar Masjid.
Demikianlah pemandangan pelaksanaan Sholat Id pertama di Masjid pengganti Baitul Muttaqin tersebut, yang terbakar dalam insiden Idul Fitri pada Jumat 17 Juli lalu akibat diserang oleh kelompok teroris Kristen Gereja Injili di Indonesia (GIDI).
Pagi itu, tampil selaku Imam Sholat adalah Syeikh Muhammad Ali Jaber, seorang ulama kelahiran Kota Madinah Munawarah, Arab Saudi. Sementara bertindak sebagai khatib adalah dai asli Papua, Ustadz M. Zaaf Fadhlan Garamatan.(faisal/arrahmah/beritaislam.net)

Kamis, 24 September 2015

UIN Sumut Pecat Tuah Aulia Fuadi, Mahasiswa Penghina Al Qur’an


Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara akhirnya memecat Tuah Aulia Fuadi, mahasiswa semester V Jurusan Ahwal Al Syakhshiyah Fakultas Syariah yang kerap menghina Rasulullah, Islam dan Al Qur’an.
Selain melecehkan Islam melalui tulisan, Tuah Aulia juga melecehkan Al Qur’an di depan mahasiswa baru saat orientasi maba.
Pemecatan Tuah Aulia dibenarkan oleh Rektor UIN Sumut Prof. Nur Ahmad Fadhil Lubis.
“Benar, dia sudah kita pulangkan kepada orang tuanya. Itu dilakukan setelah melalui prosedur, baru kita keluarkan SK (pemecatan),” kata Nur Ahmad seperti dikutipInilah.com, Kamis (24/9/2015).
Pemecatan Tuah Aulia ditandatangani pada hari Senin tanggal 21 September 2015.
Tuah Aulia diketahui telah beberapa kali melecehkan Al Qur’an melalui tulisan di Facebook.
“Dahulu dizaman rasul, al QURAN itu hadir dalam wajah jelek (tampil di kulit kambeng) udah lah kepalanya botak (tak berbaris) beraroma busuk pula lg itu (yg pastinya bau bangkailah). Dahulu Alquran itu memang parah, kehadirannya primitif, beda dengan sekarang. Alquran yg sekarang sudah maju secara profresif. Ia tampil dlm wajah tampan,” tulis Tuah Aulia.
Dalam tulisan yang lain, Tuah Aulia juga meminta Al Qur’an direvisi.
Selain melecehkan Islam melalui tulisan, Tuah Aulia juga pernah melempar Al Qur’an ke lantai di hadapan mahasiswa baru.
Menurut Nur Ahmad, Tuah Aulia dipecat karena dua poin. Yakni pelanggaran disiplin dan penistaan agama. Pelanggaran disiplin itu termasuk saat dia menjadi instruktur orientasi mahasiswa baru di UIN.
“Dia sebagai instruktur menggunakan hal-hal di luar itu. Seperti mencampakkan Al Qur’an ke tanah dan diambilnya kembali sambil mengeluarkan kalimat yang menjelekkan Alquran,” Kata Nur Ahmad.
Tindakan Tuah Aulia, lanjut Nur Ahmad, sudah diperingatkan oleh pihak rektorat. Sayangnya, Tuah Aulia kemudian membuka forum sendiri di media sosial yang dinilai mencemarkan nama baik UIN.(muaz/bersamadakwah/beritaislam.net)

Satu Jamaah Haji Indonesia Meninggal dalam Musibah di Mina



Satu jamaah Indonesia meninggal dalam musibah jamaah terinjak-injak di Jalan 204 saat akan menuju lokasi lempar jamrah, di Mina, sekitar pukul 7.30 Waktu Arab Saudi (WAS).
“Baru diidentifikasi awal, nama dan kloternya,” kata Kepala Daker Mekkah Arsyad Hidayat, di Mekkah, Arab Saudi, Kamis (24/09), seperti dilansir antaranews.com.
Namun ia belum bisa memastikan nama dan kloter jamaah tersebut. Informasi diperoleh dari pasangan jamaah yang meninggal tersebut.
Arsyad mengatakan jalan tersebut bukan jalan yang biasa digunakan jamaah Indonesia untuk melempar jumroh.
“Jamaah Indonesia telah diimbau dan diinformasikan untuk tidak melempar jumroh pada pukul 8-11 WAS karena saat itu sedang ramai-ramainya jamaah lempar jumroh,” ujarnya.
Saat ini Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin sedang menuju rumah sakit di Mina, tempat para korban dirawat. Namun belum ada konfirmasi lebih lanjut.
Sementara itu, Ketua Rombongan Haji asal Probolinggo, bernama Hasan, mengungkapkan dalam wawancara dengan tvOne, seperti dilansir merdeka.com, jamaah haji asal Indonesia yang meninggal itu bernama Sumaniro asal Probolinggo.
“Dia anak buah saya, saya ketua kelompoknya,” ucapnya singkat.
Dalam kesempatan itu, Hasan juga menceritakan kejadian tersebut. Hasan yang membawa rombongan 27 jamaah haji saat itu dalam perjalanan untuk mengikuti proses melempar jumrah.
“Saat itu memang kondisi padat dan berdesak-desakan karena ada rada berlawanan,” kata dia.
Saat berdesakan itulah, dia terpisah dengan rombongannya termasuk Sumaniro. Dia berusaha keluar dari kerumunan jamaah yang berdesakan.
“Saya sampai satu jam di antara desak-desakan itu. Sampai dada saya ketekan-tekan,” sambungnya.
Setelah berhasil keluar dari kerumunan jamaah yang berdesakan dia berusaha mencari rombongannya. Saat itulah, dia melihat Sumaniro sudah dibopong pakai tandu.
“Saat itu saya lihat Pak Niro dibopong pakai tandu dan sudah meninggal,” jelasnya.(muaz/kiblat/beritaislam.net)

Rabu, 23 September 2015

Warga Cina di Jakarta minta Ahok tidak ikut Pilgub 2017



Inilah permintaan warga Cina di Jakarta. Mereka minta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak ikut pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017.
“Masyarakat Tionghoa di Jakarta minta Ahok tidak ikut pemilihan gubernur. Cukup sampai 2017 (sebagai gubernur DKI Jakarta-red),” ujar Lieus Shungkharisma, tokoh warga Cina dikutip TeropongJakarta, Ahad (20/9/2015).
Menurut Lieus, warga Cina di Jakarta berharap Ahok tidak mengumbar ambisi. Namun justru akan menorehkan legacy (peninggalan) yang lebih baik bagi Jakarta dengan fokus memperbaiki sistem pemerintahan di ibukota.
“Terus terang, sejak peristiwa penggusuran di Kampung Pulo, kami warga Tionghoa di Jakarta sangat khawatir keberadaan Gubernur Ahok memicu berbagai kekerasan di ibukota,” papar Lieus yang juga aktivis masyarakat Cina ini.
Lieus mengaku risau dengan gaya Ahok selama menjadi Gubernur Jakarta. Sebab, selain sering mengumbar sumpah serapah Ahok juga dinilai menebarkan permusuhan, caci maki serta berperilaku kasar.(muaz/arrahmah/beritaislam.net)

Selasa, 22 September 2015

Muhammadiyah Jakarta Mulai Salat Idul Adha Pagi Ini



Berdasarkan ketetapan Muhammadiyah, hari raya Idul Adha jatuh pada hari ini. Maka sebagian masyarakat Jakarta akan menjalankan ibadah Salat Idul Adha pagi ini.

Sejumlah lokasi di Ibu Kota bakal menggelar salat Idul Adha pada Rabu (23/9/2015) pagi ini. Lokasinya merentang dari Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal, Muhammadiyah menetapkan hari Idul Adha jatuh pada 23 September 2015. Menyambung penetapan itu, Pimpinan Pusat (PP) menginstruksikan seluruh pimpinan wilayah dan pimpinan cabang Muhammadiyah se-Indonesia menyiapkan tempat salat Idul Adha.

Selamat merayakan Hari Raya. Berikut adalah puluhan tempat-tempat salat Idul Adha di Jakarta pagi ini:

Jakarta Selatan

TEMPAT PELAKSANAAN SALAT IDUL ADHA 1436 H
PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SE-JAKARTA SELATAN
RABU, 10 DZULHIJJAH 1436 H / 23 SEPTEMBER 2015
MULAI SALAT: Pkl 06.30 WIB

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tebet Barat
Halaman Parkir Wisma Pede
Imam/Khotib: Drs H Satriawan Tanjung
Panitia: Zaidan (0812-8867-2527)

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tebet Timur
Lapangan Masjid Al-Huda Muhammadiyah Tebet Timur
Jalan Tebet Timur Raya 565 – Jakarta Selatan
Imam: Faiz Rafdhi, MKom
Khotib: Ust Mubarok
Panitia: Ahmad Fakhriyandi ( 0812-9143-041 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bukit Duri
Lapangan DIPO PJKA Bukit Duri / Halaman Masjid Assudairi Muhammadiyah Bukit Duri
Imam/Khotib: Nur Ahmad, MA
Panitia: Suparman (0812-8008-4347)

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebon Baru
Masjid Nurul Haq
Jalan Asem Baris No 37 – Kebon Baru – Jakarta Selatan
Imam/Khotib: Drs Ahmad Syauqi
Panitia: Bustami ( 0852-7354-7586 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Baru
Halaman Depan Kampus UHAMKA
Jalan Limau  – Kebayoran Baru  – Jakarta Selatan
Imam/Khotib: ust. Hazuarli, MA
Panitia: Syahrul Jamal ( 0878-8079-2423 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Lama
Lapangan Lemigas / Masjid Nurul Amal Cipulir ( Komplek Perguruan Muhammadiyah )
Imam/Khotib: Dr. Abdul Jalil
Panitia: Ali Muchayat ( 0815-1871-051 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pasar Minggu
Panti Asuhan Siti Khadijah Al-Kubro
Jalan Syukur  – Lenteng Agung - Jakarta Selatan
Imam/Khotib: Drs. H. Udin Syamsudin, MZ
Panitia: Faisal Akbar (    0812-8395-159 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jagakarsa
Lapangan Bola Al-Bayyinah
Jalan Moch Kahfi II Kelurahan Cipedak  – Jagakarsa  – Jakarta Selatan
Imam/Khotib: Dr. H. Muhammad Anwar Prawira, MA
Panitia: Khadafi ( 0813-8025-0961 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pesanggrahan
Masjid Al Mujahidin Bintaro     
Imam/Khotib: Dr Jaja Nurjana, M.Ag
Panitia: Dinul Huda ( 0812-1838-505 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pasar Rumput
Halaman Masjid At-Takwa Muhammadiyah – Belakang Pasar Rumput – Jakarta Selatan
Imam/Khotib: H Zetri Ahmad Fathulloh S.Sos.I
Panitia: Sahrijal ( 0812-9595-8707 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Setiabudi Karet
Masjid Al Jihad Jalan Karet Belakang
Imam/Khotib: Ust. Wilmar Yusar
Panitia: Tarmizie ( 0859-4509-3767 )

Jakarta Timur

TEMPAT PELAKSANAAN SALAT IDUL ADHA 1436 H
PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SE-JAKARTA TIMUR
RABU, 10 DZULHIJJAH 1436 H / 23 SEPTEMBER 2015
MULAI SALAT: Pkl 06.30 WIB

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Duren Sawit II
Jl. Kejaksaan Raya Pondok bambu :
Imam/Khotib: Dr. Amirsyah Tambunan
Panitia: 0811171898

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Cakung
Masjid Al – Falah penggilingan Jakarta Timur
Imam: Muhammad Rais
Khotib:
Panitia: 081514177138

Lapangan Pacuan Kuda Pulo Mas Jakarta Timur
Imam/Khotib: Imran Idwan
Panitia: 081310013181

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Utan Kayu
Jalan Rambutan No 40
Imam/Khotib: Ustadz Sulaeman
Panitia:

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Duren Sawit
Halaman Masjid At Taqwa Jakarta Timur
Imam/Khotib:
Panitia: 087881000371

Kampus UHAMKA Pasar Rebo
Imam/Khotib: -
Panitia: -

Jakarta Pusat

TEMPAT PELAKSANAAN SALAT IDUL ADHA 1436 H
PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SE JAKARTA PUSAT
RABU, 10 DZULHIJJAH 1436 H / 23 SEPTEMBER 2015
MULAI SALAT: Pkl 06.30 WIB

1. PCM CEMPAKA PUTIH
STADION MINI ARCICI
JL. CEMPAKA PUTIH BARAT XX JAK-PUS
IMAM / KHOTIB : H. ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, M.Si

2. PCM TANAH ABANG II
JL. RAYA DANAU LIMBOTO NO.2
HALAMAN PERGURUAN MUHAMMADIYAH TANAH ABANG II
IMAM: Drs. AHMAD WAFDI  
KHOTIB: DR. IZZA ROHMAN, MA (UHAMKA)

3. PCM TANAH ABANG I
JL. KH. MAS MANSYUR 65 JAK-PUS
DEPAN PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH PCM TANAH ABANG I  
IMAM / KHOTIB: Drs. HM SUNARTO

4. PCM KEMAYORAN II  
JL. CEMPAKA WANGI II HARAPN MULYA NO.12 JAK-PUS
IMAM / KHOTIB : ENDANG MINTARJA, MA

5.     PCM SENEN   
JL. KALIBARU BARAT NO.52D SENEN JAK-PUS  
IMAM / KHOTIB : ENDANG FUADI

6.     PCM KEMAYORAN I  
JL. GARUDA NO.33 JAK-PUS  
IMAM / KHOTIB : H. MARIMAN, S.Ag  

7.     PCM SAWAH BESAR   
TEMPAT : RUKAN KARANG ANYAR 54 SAWAH BESAR JAK-PUS
IMAM / KHOTIB : Ust ABU ZULFAN, S.PdI

8.     PCM KRAMAT   
KOMPLEK PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH
JL. KRAMAT RAYA NO.49 JAK-PUS   
IMAM / KHOTIB : Ust NUR HIDAYAT ASSEGAF

9.     PCM JOHAR BARU   
JL. JOHAR BARU V DEPAN PASAR JOHAR   
IMAM / KHOTIB : Drs. MARJUFLI

10. HALAMAN GEDUNG PUSAT DAKWAH MUHAMMADIYAH (KANTOR PP MUHAMMADIYAH)

JL MENTENG RAYA 62

Jakarta Barat

TEMPAT PELAKSANAAN SALAT IDUL ADHA 1436 H
PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SE JAKARTA BARAT
RABU, 10 DZULHIJJAH 1436 H / 23 SEPTEMBER 2015
MULAI SALAT: Pkl 06.30 WIB

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tanjung Duren
Masjid Al - Isra
Imam/Khotib:
Panitia: 08129097397

SMA N 2
Jl. Gajah Mada No.175, Tamansari, Kota Jakarta Barat
Imam/Khotib: Ust. Rahmat, LC.
Panitia: Dinul Huda ( 0812-1838-505 )

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Slipi
Jl. KS. Tubun II Jakarta Barat
Imam/Khotib: Drs. H. Agus Tri Sundani
Panitia:

Jakarta Utara

TEMPAT PELAKSANAAN SALAT IDUL ADHA 1436 H
PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SE JAKARTA UTARA
RABU, 10 DZULHIJJAH 1436.H / 23 SEPTEMBER 2015
MULAI SALAT: Pkl 06.30 WIB

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kelapa Gading
Lapangan Mushollah At – Taqwa
Komp. PT. HII kelapa gading timur
Imam/Khotib: H Arief Susanto
Panitia: 0812110819372

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pulogadung
Lapangan Pacuan Kuda Pulo Mas
Imam/Khotib:
Panitia: 0818940358

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Penjaringan
Imam/Khotib:
Panitia: 081218282819 

(MHD/detikcom/beritaislam.net)