Selasa, 28 April 2015

Saksi mata mengungkapkan rumah sakit dijadikan ruang penyiksaan untuk para tahanan oleh rezim Nushairiyah



Seorang perawat yang membelot yang pernah bekerja di Rumah Sakit 601 yang menjadi lokasi dari foto-foto mengerikan penyiksaan massal yang dipublikasikan pada 2014 lalu, melaporkan kepada Zaman Alwasl mengenai
penyiksaan tahanan di rumah sakit, termasuk anak-anak.
Perawat yang menamai dirinya “Abo Sakhr” menjadi saksi mata, ia bekerja sebagai perawat militer di Rumah Sakit 601 yang berbasis di kawasan Mezzah, Damaskus. Ia mengatakan kepada Zaman Alwasl bahwa milisi Syi’ah Shabiha membawa tahanan ke
rumah sakit dalam kondisi menyedihkan.
“Selama setahun, para tahanan diletakkan di rumah sakit baru, dengan dua kamar di setiap tingkat yang khusus untuk tahanan, kemudian tahanan dikirim ke departemen Trauma di rumah sakit lama,” ujar Abo Sakhr.
Di pertengahan tahun 2013, 55.000 foto yang diambil di Rumah Sakit 601 diselundupkan keluar oleh mantan fotografer polisi militer Suriah, memperlihatkan penyiksaan keji yang dilakukan di dalam penjara-penjara Suriah.
Foto digital dari 11.000 tahanan yang telah tewas menunjukkan tubuh kurus seperti korban kelaparan. Penyelundup foto yang diidentifikasi sebagai Caesar menjelaskan bahwa ia melihat mayat dengan luka dalam dan luka bakar mengerikan.
Perawat pembelot tersebut menyebutkan bahwa perawat dan pembersih digunakan untuk berpartisipasi dalam menyiksa para tahanan di rumah sakit, bahwa perawat yang penyayang dilarang untuk memberikan tahanan obat dan makanan. Perawat bekerja
untuk memindahkan jenazah tahanan ke kamar jenazah.
Abo Sakhr menyebutkan bahwa hampir 90 tahanan meninggal dalam sehari, karena mereka memindahkan sekitar 30 mayat ke kamar mayat selama periode tugas mereka yang berlangsung 8 jam sehari.
Dalam kaitan dengan penyebab kematian para tahanan yang dikirim ke rumah sakit, Abo Sakhr mengungkapkan bahwa gagal ginjal adalah penyebab utama yang mungkin dihasilkan dari trauma parah dan pemukulan berat atau kekurangan makanan dan cairan, yang juga menyebabkan mereka kehilangan berat badan secara drastis.
Penyebab lainnya adalah infeksi karena adanya kontaminasi luka mereka dengan air urin dan kotoran mereka, karena mereka terikat di tempat tidur dan mereka dilarang untuk pergi, sehingga mereka membuang air di tempat tidur sehinga luka mereka
menjadi terinfeksi.
Luka-luka di sekujur tubuh tahanan yang disiksa oleh tentara rezim Nushairiyah
Luka-luka di sekujur tubuh tahanan yang disiksa oleh tentara rezim Nushairiyah
“Ketika tahanan meninggal, Shabiha melarang perawat membungkus tubuh mereka dengan sprei bersih, para tahanan ini digambarkan sebagai ‘anjing’ dan tidak layak ditempatkan bersama dengan tentara,” tambah Abo Sakhr.
Abo Sakhr juga melaporkan kisah seorang anak berusia 13 tahun yang ditangkap di Hajar Aswad di bawah tuduhan membantu “pemberontak” mengangkat senjata. Terdapat peluru yang bersarang di kakinya, namun karena kelalaian dan kurangnya obat- obatan, lukanya terinfeksi dan mengalami gangrened, maka dia membutuhkan amputasi di pergelangan kakinya, namun lukanya kembali terinfeksi dan sekali lagi ia harus diamputasi dan kembali terinfeksi sehingga seluruh kakinya harus diamputasi.
Abo Sakhr mengatakan bahwa banyak perawat yang merasa kasihan dengan para tahanan namun mereka tidak bisa melakukan apa-apa, karena setiap pekerja di rumah sakit mendapat pertanyaan apa yang dilakukannya terhadap seorang tahanan.
Abo Sakhr melaporkan bahwa mayoritas pekerja yang menyiksa tahanandi rumah sakit berasal dari sekte Alawiyah, baik staf medis atau pembersih di rumah sakit atau anggota keamanan yang mendampingi tahanan.
Saksi tersebut menyebutkan nama-nama dokter, staf media dan perawat yang ikut menyiksa atau membunuh tahanan di rumah sakit kepada Zaman Alwasl.
sumber:arrahmah

Pengakuan Maria Kristina Sergio Orang Yang Merekrut Mary Jane Veloso

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
عن ابي مسعود رضى الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم, عليكم بالصدق, فان الصدق يهدى الى البر, وان البر يهدى الى الجنة, وما يزال الرجل يصدق و يتحرى الصدق حتى يكتب عند الله صديقا واياكم والكذب فان الكذب يهدى الى الفجور, وان الفجور يهدى الى النار, وما يزال الرجل يكذب ويتحرى الكذب حتى يكتب عند الله كذابا
"Dari ibn Mas’ud ra, ia berkata : Bersabda rasulullah saw, Wajib bagi memegang teguh perkataan benar, karena perkataan benar membawa kebaikan, dan kebaikan itu mengajak ke Sorga. Seseorang yang senantiasa berkata benar, sehingga dituliskan disisi Allah sebagai orang yang berbuat benar (jujur). Dan jauhilah berkata dusta, karena kata dusta itu membawa kejahatan, dan sessungguhnya kejahatan itu mengajak ke neraka. Seorang pria yang senantiasa berkata dusta, maka dituliskan disisi Allah sebagai pendusta besar".  

Pengakuan Maria Kristina S.     (tribunnews.com)
(Mediaislamia.com) --- Mary Jane Veloso, terhindar dari eksekusi hukuman mati setelah adanya keputusan penundaan Rabu (29/4/2015). Mary Jane diduga jadi korban penipuan dan direkrut oleh kelompok kriminal di Filipina saat ia tertangkap tangan membawa 2,6 kiligran heroin di Bandara Adisucipto, Yogyakarta

Terkait dengan keputusan eksekusi Mary Jane Veloso , Seorang wanita bernama Maria Kristina Sergio Selasa (28/4/2015) pergi ke kantor polisi di kota Cabanatuan sekitar 120km utara ibukota Manila untuk mencari perlindungan pemerintah, kedatangannya ke kantor polisi karena dia takut menerima banyak ancaman kematian di ponsel maupun akun Facebooknya.

Sergio, 47, adalah putri dari salah satu orangtua baptis Veloso.

Menurut laporan ibu dan adik Mary Jane Veloso, Kristina Sergio menawarkan pekerjaan kepada Mary Jane Veloso awal tahun 2010 sebagai pembantu di Malaysia, dengan gaji insentif, 20.000 peso, sepeda motor dan ponsel.

Tanggal 22 April 2010 Veloso dan Sergio berangkat ke Malaysia 2010. Sesampainya di Malaysia , Sergio mengatakan kepada Veloso ada orang lain yang memberi tugas di Malaysia, ada kekosongan tenaga kerja di Yogyakarta, Indonesia.

Akhirnya keduanya tinggal di sebuah hotel di Kuala Lumpur selama tiga hari.

Sergio menjemput Veloso untuk pergi ke mal di Petaling Jaya di mana dia diperkenalkan kepada dua orang satu tampaknya seorang Afrika nama "Ike" dan lainnya pria "berkulit putih" dan tidak menyebutkan namanya. Salah satu pria itu dikenal Veloso sebagai pacar Sergio.

Dua anak Mary Jane Veloso        (toptweet.org)
Di mal, orang-orang itu membelikan Veloso, pakaian mahal dan tas baru. Mereka juga memberinya uang 500 dollar Amerika.

Veloso bertanya-tanya mengapa tas muncul terlalu berat, tapi Sergio meyakinkannya bahwa itu hanya karena tas itu baru.

Tepat tanggal 25 April 2010, Sergio dan Veloso terbang ke Yogyakarta. Di bandara ada, bagasi Veloso yang menimbulkan bunyi alarm. Setelah dicari terungkap ada ada 2.6kg heroin yang dibungkus dalam aluminium foil dan dijahit ke dalam lapisan koper milik Veloso.

Veloso ditangkap. Saat ia melihat ke kerumunan, Sergio sudah menyelinap pergi.

Departemen Kehakiman sedang menyelidiki keluhan dari perekrutan ilegal, perdagangan manusia dan estafa telah diajukan terhadap Sergio, meskipun tidak ada surat perintah pengadilan yang luar biasa terhadap dirinya.

Penyelidikan awal kasus ini telah ditetapkan pada 8 Mei dan 14 Mei.

Sergio, yang juga dikenal dengan nama Mary Christine Gulles Pasadilla, membantah merekrut Veloso atau mengirimnya ke Indonesia dengan simpanan obat.

Dia mengatakan Veloso mendekatinya pada tahun 2010, dan bahwa dia hanya menawarkan untuk membantunya mencari pekerjaan di luar negeri.

Pengacara Veloso itu telah meminta pemerintah Filipina untuk menyelidiki dan menangkap Sergio pada awal 2010, untuk mendapatkan informasi yang akan menghasilkan temuan penting untuk daya tarik mereka.


Silahkan klik Vidio di bawah ini :


Pukul 00.35 WIB Delapan Terpidana Mati Dieksekusi

Allah Subhanahu Wa aTa'ala Berfirman :
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُونَ
"Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya".   (QS. Al An'am : 61) 

Malam yang mencekam di Nusakambangan     (bbc.co.uk)
(Mediaislamia.com) --- Dor..dor..dor..!  Suara tembakan membelah malam sunyi di Nusakambangan. Delapan tim regu tembak telah memantik pelatuk mereka tepat ke jantung delapan terpidana mati pada Rabu (29/4), sekitar pukul 00.35 WIB di Lapangan Tembak Limus Buntu di Nusakambangan. Sumber CNN Indonesia di Nusakambangan melaporkan personel Brimob Polres Purwokerto telah usai merampungkan tugasnya.

“Sudah, jam 00.35,” ujar sumber CNN Indonesia yang berada di lokasi.

Lapangan tembak bekas area Limus Buntu, Nusakambangan, Jawa Tengah adalah sebuah lapangan berbentuk segi empat, dengan dinding bata tua yang tingginya hanya berkisar satu meter.

Lokasinya tepat di pinggir satu-satunya jalan raya di Nusakambangan. Di seberang lapangan, laut luas yang membelah pulau dengan daratan Jawa tampak membentang.

Delapan terpidana dieksekusi dalam waktu yang bersamaan. Mereka yang dieksekusi yakni empat warga Nigeria, Jamiu Owolabi Abashin yang lebih dikenal sebagai Raheem Agbage Salami, Okwudili Oyatanze, Martin Anderson, dan Silvester Obiekwe Nwolise.

Ada pula Rodrigo Gularte dari Brasil, dan Zainal Abidin dari Indonesia. Selanjutnya, duo Bali Nine Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Eksekusi Mary Jane Veloso ditunda dimenit-menit akhir oleh Jaksa Agung M. Prasetyo. Dia tetap di LP Besi, tidak dibawa ke Lapangan Tembak Limus Buntu. 
Merujuk Pasal 1 Undang-Undang Nomor 2/PNPS/1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati yang Dijatuhkan Oleh Pengadilan di Lingkungan Peradilan Umum dan Militer, pelaksanaan pidana mati, yang dijatuhkan oleh pengadilan di lingkungan peradilan umum atau peradilan militer, dilakukan dengan ditembak sampai mati.

Sebagaimana diatur dalam ketentuan, para terpidana dihadirkan ke tengah lapangan tembak pada waktu yang telah ditentukan. Dengan mengenakan baju berwarna putih, mereka disiapkan menghadapi regu penembak yang ditentukan.

Terpidana boleh meminta untuk ditempatkan dalam kondisi duduk atau berdiri. Begitupun dengan tutup kepala, yang bisa mereka minta untuk dikenakan atau tidak.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Nur Ali menyebutkan regu tembak terdiri dari 14 orang untuk satu tim. Setiap terpidana, bakal ditembak oleh satu tim. Satu tim terdiri dari seorang Bintara, 12 orang Tamtama, di bawah pimpinan seorang Perwira.

Permintaan Terakhir

Kejaksaan Agung, sebagai jaksa eksekutor pelaksanaan eksekusi mati, sebelumnya telah membeberkan permintaan para terpidana mati itu. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Tony Spontana, hanya terpidana asal Brasil Rodrigo Gularte dan terpidana asal Nigeria Sylvester Obiekwe Nwolise dan Okwudili Oyatanze yang belum menyampaikan permintaannya.

"Kalau sampai besok tidak ada segera dibuatkan makam di Nusakambangan," kata Tony di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (27/4)

Ambulance sudah siap        (nasional.news.viva.co.ida)
Sementara itu, Raheem Agbaje Salami, terpidana yang juga berasal dari Nigeria, meminta untuk dimakamkan di Madiun. Namun permintaan untuk mendonorkan organ tubuh tidak bisa dipenuhi. "Berdasarkan pertimbangan Kementerian Kesehatan tidak mungkin dipenuhi. Karena donor itu tidak bisa lama, harus langsung diterima," kata Tony.

Sementara itu, terpidana asal Nigeria lainnya, Martin Anderson, memilih untuk dimakamkan di Bekasi. Semula Martin diketahui sebagai warga negara Ghana. Namun setelah dikonfirmasi ke perwakilan negaranya, dia dipastikan berkewarganegaraan Nigeria.

Terpidana asal Indonesia, Zainal Abidin, berdasarkan persetujuan keluarganya, akan dimakamkan di Nusakambangan. Awalnya keluarga tidak menyetujui Zainal dimakamkan di pulau eksekusi itu, namun menurut Tony, akhirnya mereka berubah pikiran.

Dua terpidana mati lainnya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran asal Australia, meminta untuk dikembalikan ke negaranya masing-masing. Namun di akhir sebelum eksekusi, Andrew menyebut meminta dimakamkan di Jakarta Barat.

Pesan Terakhir

Terpidana mati asal Palembang, Indonesia, Zainal Abidin, memberikan pesan terakhir kepada kedua anaknya, Tiara dan Roy. Sayang, pesan terakhir itu belum bisa disampaikan langsung oleh Zainal kepada kedua buah hatinya.

Adik Zainal, Iwan Setiawan, kepada CNN Indonesia usai mengunjungi kakaknya di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Besi, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, mengatakan, Zainal belum dapat menghubungi anaknya hingga saat ini. "Tadi sudah telepon anaknya (Roy) tapi tidak diangkat, kemungkinan masih sekolah," katanya, Selasa (28/4) di Dermaga Wijayapura, Cilacap.

Kendati demikian, lanjut Iwan, sipir berjanji akan memberikan kesempatan untuk menghubungi kembali melalui telepon genggam milik sipir. "Nanti ada kesempatan untuk menghubungi anaknya dan juga diberi kesempatan untuk menelepon keluarganya karena tidak dapat datang ke sini dan juga keluarganya jauh-jauh," ujarnya.

Iwan mengaku sang kakak menitipkan dua pesan terakhir kepadanya untuk disampaikan kepada kedua anaknya. "Pesan Pak Zainal, rajin sholat dan sekolah yang rajin," tutur Iwan. 

Sedang Raheem Agbaje Salami melalui kuasa hukumnya, Utomo Karim, menyatakan pihak keluarga sudah pasti tak dapat mendampingi kliennya di jam-jam hingga menit-menit terakhir menjelang eksekusi. Keluarga Abashin terganjal masalah visa dan ekonomi sehingga hanya bisa berkomunikasi menggunakan jalur telepon. Dia pun hendak berikhlas, berkata kepada keluarganya agar tidak memaksakan diri datang ke Indonesia.

Siapa Dibalik Lolosnya Hukuman Mati Mary Jane ?

Allah Subhanahu Wa aTa'ala berfirman :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran".   (QS. Al Baqarah : 186) 

Mary Jane Veloso (kiri)         [sidomi.com]
(Mediaislamia.com) --- Terpidana Mary Jane Veloso batal dieksekusi mati malam ini. Penyebabnya ada bukti baru dalam kasus ini. 

Dalam pertemuan dengan sejumlah pejabat, Presiden Jokowi meminta hukuman mati Mary Jane ditunda hingga kasusnya terang. Pemerintah Filipina pun melobi agar status Mary Jane bisa berubah menjadi saksi untuk membongkar sindikat Narkoba internasional.

Fakta itu terungkap saat seorang wanita bernama Maria Cristina Sergio menyerahkan diri ke kepolisian Nuefa Ecija, Filipina. Dia merupakan penyalur Mary Jane Veloso.

Maria menyerahkan diri hanya berselang beberapa jam sebelum Kejaksaan Agung Indonesia menyampaikan jadwal eksekusi yang akan dijalani oleh Mary Jane. Maria yang memiliki nama lain yaitu Mary Christine Gulles Pasadilla ini menyerahkan diri dengan alasan takut dengan kehidupan MJ setelah dia menerima putusan hukuman mati.

Mary Christine  Gulles  Pasadilla   (vebidoo.com)
"Dia menyerahkan diri dengan alasan merasa bersalah pada Mary Jane yang akan dieksekusi di Indonesia," kata seorang petugas di kantor kepolisian Nueva Ecija, seperti dilansir dari media Philstar.com, Selasa (28/4).

Maria sendiri menyerahkan diri bersama dua orang lainnya yang tidak disebutkan namanya.

Mary Jane Veloso ditetapkan bersalah pada 2010 oleh Hakim di Indonesia lantaran secara ilegal membawa obat-obatan terlarang. Wanita 30 tahun tersebut mengaku sebagai korban sindikat narkoba.

Akhirnya perjuangannya membuahkan hasil. Mary Jane lolos dari hukuman mati. Setidaknya, malam ini.

Jaga Lisanmu Dari Penyakit Ini !!



Oleh: Aldric El Zafran

“Tidak akan istiqamah iman seorang hamba sehingga istiqamah hatinya. Dan tidak akan istiqamah hati seseorang sehingga istiqamah lisannya” HR. Ahmad

Lidah memang tidak bertulang, kalimat tersebut tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Ya, lidah memang diciptakan oleh Allah Ta’ala tidak bertulang, tentu agar manusia dapat berucap dengan sempurna. Dengan lisan pula manusia dapat berkomunikasi dengan sesama.

Selain itu, manusia bisa juga mulia dengan lisannya atau sebaliknya, manusia bisa hina karena lisan. Hina, karena tidak menggunakannya sesuai aturan-aturan Allah SWT.

Banyak sekali hadits Rasulullah SAW yang menganjurkan kita untuk selalu menjaga lisan. Bahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga sering mengecam orang yang tidak pandai menjaga lisannya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berpesan: 
”Barang siapa yang diam (tidak banyak bicara) maka dia akan selamat” (H.R. At-Tarmizi).

Dalam hadits lain disebutkan, Al-Ma’shum Saw. juga pernah berwasiat: 
“Barang siapa yang bisa menjamin (keselamatan) antara dua rahangnya (lisan) dan dua kakinya (faraj) maka aku menjamin baginya surga” (H.R. Bukhari).

Lisan ibarat pisau bermata dua, bila digunakan pada hal-hal yang baik maka akan mendatangkan kemaslahatan (kebaikan). Namun sebaliknya, bila digunakan pada hal-hal yang buruk, kemudhratan pun akan mengiringinya.

Tidak hanya penyakit hati yang dapat menjangkit pada manusia, namun penyakit lisan pun dapat menjangkit pada manusia. Berikut diantaranya penyakit lisan yang harus dihindari:

Ghibah (Bergunjing)

Ghibah atau bergunjing bisa diartikan dengan menyebut atau menceritakan hal yang tidak baik dari pribadi seseorang. Sehingga, jika yang diceritakan mengetahuinya akan menimbulkan permusuhan diantara keduanya.

Ghibah adalah perbuatan tercela yang dilarang agama. Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat tentang arti ghibah. Jawab para sahabat: ”Hanya Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui”. Sabda Nabi: “ghibah adalah menceritakan sesuatu dari saudaramu, yang jika ia mendengarnya ia tidak menyukainya.” Para sahabat bertanya : “Jika yang diceritakan itu memang ada? Jawab Nabi : ”Jika memang ada itulah ghibah, jika tidak ada maka kamu telah mengada-ada” HR Muslim.

Namimah (Mengadu domba)

Berbeda dengan namimah (adu domba), adu domba tidak saja dari perkataan, namun bisa juga dengan tindkana, isyarat dan sebagainya.

Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:
”Tidakkah kamu ingin aku beritahukan orang yang paling jahat diantara kamu? Kata sahabat: “tentu wahai Rasulullah” kemudian nabi menyebutkan adu domba salah satunya.” (HR. Ahmad dari Abu Malik al-Asy’ari)

Berkata keji, jorok dan Mencemoohkan orang lain

Allah SWT. berfirman: 
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi orang (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain, karena boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan). (Q.S. Al-Hujurat: 11).

Berkata keji, jorok adalah pengungkapan sesuatu yang dianggap jorok/tabu dengan ungkapan vulgar, misalnya hal-hal yang berkaitan dengn seksual, dsb. Hal ini termasuk perbuatan tercela yang dilarang agama. Nabi bersabda :
“Orang mukmin bukanlah orang yang suka menghujat, mengutuk, berkata keji dan jorok” HR. At Tirmidzi.

Perkataan keji dan jorok disebabkan oleh kondisi jiwa yang kotor, yang menyakiti orang lain, atau karena kebiasaan diri akibat pergaulan dengan orang-orang fasik (penuh dosa) atau orang-orang durhaka lainnya

Suka Melaknat

Marah sering kali membawa seseorang lupa diri, sehingga kata-kata yang terucap dari kedua bibirnya mengakibatkan tidak terkendali.
“ Orang beriman bukanlah orang yang suka mengutuk” HR At Tirmidzi
“Janganlah kamu saling mengutuk dengan kutukan Allah, murka-Nya maupun jahanam” HR. At Tirmidzi.
“Sesungguhnya orang-orang yang saling mengutuk tidak akan mendapatkan syafaat dan menjadi saksi di hari kiamat” HR. Muslim

Suka Berdebat dan Bertengkar

Rasulullah SAW bersabda : “Tidak akan tersesat suatu kaum setelah mereka mendapatkan hidayah Allah, kecuali mereka melakukan perdebatan” HR. At Tirmidzi
Imam Malik bin Anas berkata : “Perdebatan akan mengeraskan hati dan mewariskan kekesalan”

Perdebatan dan pertengkaran acapkali berbuntut pada perpecahan. Makanya, Rasulullah Saw. melarang umatnya yang suka perdebatan seraya bertutur:
“Tidaklah sesat suatu kaum (dahulu) setelah Allah menunjuki mereka, kecuali karena mereka suka berdebat atau bertengkar” (H.T. At-Tarmizi).
Dalam sabdanya yang lain, yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah: 
“Tidak sempurna iman seorang hamba hingga dia meninggalkan pertikaian dan perdebatan walaupun dia dalam posisi benar” (H.R. Ibnu Abi ad-Dunya).

Aisyah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang bermusuhan dan suka bertengkar” (HR. Al Bukhari)

Pembicaraan yang tidak manfaat

“Salah satu tanda kesempurnaan Islam seseorang adalah meninggalkan yang tidak bermanfaat baginya” (H.R. At-Tarmizi).

Banyak orang yang tidak mengetahui batasan-batasan perkataan yang bermanfaat ataupun tidak bermanfaat, sehingga mengakibatkan kebiasaan baginya. Pada akhirnya nanti, kebiasaan yang tidak diketahui baik-buruknya itu sulit untuk merubahnya.

Secara singkat mungkin bisa kita katakan bahwa batasan baik atau buruknya perkataan seorang adalah diamnya, tidak mengakibatkan celaka bagi orang lain dan tidak mengakibatkan rugi terhadap dirinya sendiri.
Firman Allah : “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh bersedekah, berbuat ma’ruf, atau perdamaian di antara manusia”QS.4:114.

Memuji berlebihan

Adalah sifat manusia ingin selalu dipuji. Namun, terkadang yang memuji terlalu berlebihan sehingga sampai pada batas dusta. Pernah seorang sahabat memuji sahabat yang lain (dengan berlebihan), lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. mendengarnya seraya berkata ”Celakalah engkau, karena engkau (seolah-olah) telah memotong leher saudaramu, sekalipun dia senang mendengar apa yang kau ceritakan.”

Bercanda yang Berlebihan

Sejatinya canda itu lebih identik dilarang oleh Raulullah shallallahu 'alaihi wasallam kecuali pada hal-hal yang sewajarnya.
kecuali sebagian kecil saja yang diperbolehkan. Sebab dalam gurauan sering kali terdapat kebohongan, atau pembodohan teman. Gurauan yang diperbolehkan adalah gurauan yang baik, tidak berdusta/berbohong, tidak menyakiti orang lain, tidak berlebihan dan tidak menjadi kebiasaan. Seperti gurauan Nabi dengan istri dan para sahabatnya.
Kebiasaan bergurau akan membawa seseorang pada perbuatan yang kurang berguna. Disamping itu kebiasaan ini akan menurunkan kewibawaan.
Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : 
“Jangan kamu mendebat saudaramu dan jangan kamu mencandainya” (H.R. At-Tarmizi).
Umar bin Khatthab berkata : “Barang siapa yang banyak bercanda, maka ia akan diremehkan/dianggap hina”.
Said ibn al Ash berkata kepada anaknya : “Wahai anakku, janganlah bercanda dengan orang mulia, maka ia akan dendam kepadamu, jangan pula bercanda dengan bawahan maka nanti akan melawanmu”.

Menyebarkan rahasia

Menyebarkan rahasia adalah perbuatan terlarang. Karena ia akan mengecewakan orang lain, meremehkan hak sahabat dan orang yang dikenali. Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya orang yang paling buruk tempatnya di hari kiamat, adalah orang laki-laki yang telah menggauli istrinya, kemudian ia ceritakan rahasianya”. HR. Muslim

Menekan ucapan

Taqa’ur fil-kalam (Menekan ucapan) maksudnya adalah menfasih-fasihkan ucapan dengan mamaksakan diri bersyaja’ dan menekan-nekan suara, atau penggunaan kata-kata asing. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di hari kiamat, adalah orang-orang yang buruk akhlaknya di antara kamu, yaitu orang yang banyak bicara, menekan-nekan suara, dan menfasih-fasihkan kata”. HR. Ahmad

Tidak termasuk dalam hal ini adalah ungkapan para khatib dalam memberikan nasehat, selama tidak berlebihan atau penggunaan kata-kata asing yang membuat pendengar tidak memahaminya. Sebab tujuan utama dari khutbah adalah menggugah hati, dan merangsang pendengar untuk sadar. Di sinilah dibutuhkan bentuk-bentuk kata yang menyentuh.

Melibatkan diri dalam pembicaraan yang batil

Pembicaraan yang batil adalah pembicaraan ma’siyat, seperti menceritakan tentang perempuan, perkumpulan selebritis, dsb, yang tidak terbilang jumlahnya. Pembicaraan seperti ini adalah perbuatan haram, yang akan membuat pelakunya binasa.
Allah SWT menceritakan penghuni neraka. Ketika ditanya penyebabnya, mereka menjawab: “ …dan adalah kami membicarakan yang batil bersama dengan orang-orang yang membicarakannya” QS. 74:45

Terhadap orang-orang yang memperolok-olokkan Al Qur’an, Allah SWT memperingatkan orang-orang beriman :”…maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian) tentulah kamu serupa dengan mereka.” QS. 4:140


Pesan Terakhir Mary Jane Untuk Anaknya

Allah Subhanahu Wa aTa'ala Berdirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ حِينَ الْوَصِيَّةِ اثْنَانِ ذَوَا عَدْلٍ مِّنكُمْ أَوْ آخَرَانِ مِنْ غَيْرِكُمْ إِنْ أَنتُمْ ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَأَصَابَتْكُم مُّصِيبَةُ الْمَوْتِ
"Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu, atau dua orang yang berlainan agama dengan kamu, jika kamu dalam perjalanan dimuka bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian".   (QS. Al Maidah : 106) 

Mary Jane Veloso (kanan)          [cnnindonesia.com]
(Mediaislamia.com) --- Sebuah video yang menampilkan pesan terakhir terpidana mati Mary Jane Veloso beredar di YouTube. Video yang berdurasi 1 menit 21 detik tersebut berisi pesan yang disampaikan untuk anaknya.

Video berjudul 'Mary Jane Veloso Message to her sons' diunggah oleh akun Rappler, situs berita berbasis citizen journalism yang berbasis di Pasig City, Filipina.

Dalam video tersebut, tampak saudara kandung dari Mary Jane yakni Marites Veloso-Laurente menyampaikan pesan Mary Jane kepada dua anaknya, Mark Daniel dan Mark Darren. Dia berpesan agar kedua anaknya tabah menghadapi kejadian ini.

"Mark, kalau saya mati, saya berpikir tidak akan mati. Karena saya adalah orang jahat, karena saya dipenjara," kata Mary Jane seperti ditirukan oleh adiknya dalam Bahasa Tagalog.

Dalam video, dia melanjutkan, bahwa Mary Jane ingin agar anaknya bangga terhadap dirinya apapun yang terjadi. "Saya ingin kalian menyebut mama saat tiada. Karena (dia) mati menanggung dosa orang lain."

Sambil terbata-bata sesekali menyeka air matanya dengan sapu tangan biru, Maritess melanjutkan bahwa anak-anaknya ingin mengetahui bahwa ibunya pergi dengan hati yang bersih.

"Tanpa kesalahan, aku akan pergi ke surga." Mary Jane melanjutkan ke anaknya "Apakah kamu mengerti?" kedua buah hatinya pun menganggukan kepala.

"Kalau mama tidak kembali ke rumah, berarti mama sudah menghadap ke Tuhan," kata Mary Jane lagi ke Daren.

Mary Jane Fiesta Veloso ditangkap di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta tahun 2010 silam. Ia kedapatan membawa 2,6 kilogram heroin. Atas kasus ini, ia divonis hakim Pengadilan Negeri Sleman hukuman mati. Mary sempat mengajukan pengampunan, namun permohonan grasi yang diajukannya telah ditolak oleh Presiden melalui Keppres Nomor 31/G tertanggal 31 Desember 2014.

Saat ini, sepuluh terpidana mati, termasuk di antaranya Mary Jane, telah berada di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Para terpidana mati juga telah diisolasi. Mary Jane kini mendekam di LP Besi.

Hukuman mati untuk Mary Jane telah mengundang reaksi keras dari berbagai kalangan, di antaranya adalah Komnas Perempuan dan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. 


Silahkan klik Vidio di bawah ini :



Detak Jantung Menunggu Waktu di Nusakambangan

Allah Subhanahu Wa aTa'ala Berfirman :
فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
“Maka jika datang waktu kematian mereka, tidak bisa mereka tunda dan dan mendahulukannya sedetikpun”.   (QS. An-Nahl : 61) 

Permasyarakatan Nusakambangan        (merdeka.com)
(Mediaislamia.com) --- Sejumlah peti mati dengan nama para terpidana mati sudah disiapkan di Nusakambangan. Para terpidana mati dikabarkan akan dieksekusi pada Rabu (29/4) dini hari.

Sebanyak 1.203 personel gabungan sudah diterjunkan untuk mengamankan lembaga pemasyarakatan Nusakambangan. Di Dermaga Wijayapura juga sudah disterilkan oleh petugas TNI dan Polri. Bahkan pengendara motor dan mobil dilarang melintasi Jalan Tembakreja. 

"Pasukan gabungan TNI Polri yang akan ditempatkan di lokasi yang sudah ditentukan," ujar Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya, usai apel pasukan di Mapolres Cilacap, Jawa Tengah, Senin (27/4).

Menurut Ulung, sejumlah personel gabungan TNI Polri menjaga tiga tempat. Ring pertama lapangan tembak, ring kedua lapas Sodong dan ring ketiga Dermaga Wijayapura.

Sementara itu beberapa unit yang sudah berangkat ke Lapas Nusakambangan dalam rangka eksekusi yaitu; Tim Dokumentasi dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jateng. Untuk Tim Inafis yang akan mengidentifikasi kondisi terpidana dari Polres Cilacap.

"Kalau tim Inafisnya langsung dari Polres Cilacap. Secara teknis diserahkan ke Polres Cilacap," ungkap salah seorang perwira di Polda Jawa Tengah tersebut kepada merdeka.com.

Untuk mengeksekusi para terpidana mati gelombang kedua tim Resmob Polda Jateng akan menggunakan senjata api laras panjang otomatis serbu jenis SS1 buatan Pindad Bandung, Jawa Barat.

Ilustrasi eksekusi mati          (siaganarkoba.com)
"Senpinya (senjata apinya) laras panjang, otomatis senpi serbu," ungkap sumber merdeka.com di Mapolda Jateng di Jalan Pahlawan Kota Semarang, Jawa Tengah Senin (27/4).

Senpi jenis SS1 ini merupakan tipe senapan serbu yang diproduksi dan digunakan sejak tahun 1991. Senjata dengan berat 4,01 kg (kosong), panjang 997 mm dengan peluru 5,56 x 45 mm standar NATO. Senapan ini diproduksi oleh PT. Pindad Bandung, berdasarkan senapan FN FNC dengan lisensi dari perusahaan senjata Fabrique Nationale (FN), Belgia.

Kemudian, Kapuspenkum Kejaksaan Agung Tony Spontana sudah memberikan informasi mengenai lokasi pemakaman terpidana usai dieksekusi. Dua warga negara asing tercatat akan dimakamkan di Indonesia. WN Brasil Rodrigo Gularte, WN Nigeria Sylvester Obiekwe Nwolise, 

WN Nigeria Okwudili Oyatanze, WN Filipina Mary Jane, WN Australia Myuran Sukumaran dan Andrew Chan akan dipulangkan ke negaranya masing-masing. Sedangkan Raheem Agbaje, WN Nigeria, dimakamkan di Madiun, Martin Anderson, WN Ghana, dimakamkan di Bekasi,dan Zainal Abidin, WN Indonesia, dimakamkan di Nusakambangan.