Selasa, 02 Juni 2015

Erdogan: Bebaskan Yerusalem dari Yahudi

Allah Subhanahu Wa aTa'ala Berfirman :
يَا قَوْمِ ادْخُلُوا الْأَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِي كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوا عَلَىٰ أَدْبَارِكُمْ فَتَنقَلِبُوا خَاسِرِينَ
"Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi".   (QS. Al Maidah : 21) 

Bebaskan Yerusalem dari Yahudi      (ynetnews.com)
(Mediaislamia.com) --- Sepekan sebelum pemilu parlemen Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan punya cara unik mengangkat kemenangan Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party), yaitu menggunakan isu pembebasan Yerusalem.

"Penaklukan adalah Mekkah. Penaklukan adalah Saladin. Kibarkan lagi bendera Islam di Yerusalem," demikian Erdogan berpidato di depan rakyatnya.

"Penaklukan adalah Warisan Sultan Mehmed II. Ini memaksa Turki kembali berdiri di atas kakinya," lanjutnya.

Erdogan menarik garis lurus antara penaklukan Yerusalem oleh Saladin, atau Salahudin al Ayubi, dan penaklukan Konstantinopel. Ia menggunakan retorika sejarah untuk menarik rakyat memilih partainya.

Tidak sekadar retorika, PM Ahmed Davutoglu baru saja mendedikasikan bandara di selatan negeri itu dengan nama Bandara Saladin.

"Nama Saladin adalah representasi Kurdi, Turki, dan Arab. Dia adalah pemimpin kami," ujar Davutoglu, dalam pidatonya.

Saladin, masih menurut Davutoglu, adalah simbol yang menyatukan. Jadi, lanjutnya, semua yang mengklaim Yerusalem adalah kota suci Yahudi harus malu.

"Kami memilih nama Saladin untuk mengirim pesan, dengan pertolongan Allah, bahwa Yersalem akan selalu menjadi milik orang Kurdi, Turki, dan Arab. Kota untuk orang-orang Muslim," demikian Davutoglu.

Jajak pendapat sementara menunjukan Partai Keadilan dan Pembangunan kemungkinan kehilangan mayoritas suara, setelah 12 rahun menguasai parlemen. 


Silahkan klik Vidio di bawah ini :



Presiden FIFA Terpilih Mengundurkan Diri

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ ۖ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh".   (QS. Al Ahzab : 72)

Sepp Blatter  Mundur  dari Presiden FIFA      (iriefm.net)
(Mediaislamia.com) --- Pengunduran diri ini ia sampaikan pada sesi jumpa wartawan yang berlangsung Selasa (2/6) siang waktu Zurich setempat. 

"Sebuah Kongres Luar Biasa akan digelar untuk menunjuk pengganti saya secepatnya," kata Blatter.

"FIFA membutuhkan restrukturisasi secara mendalam. Karena itulah saya akan menyerahkan jabatan kepresidenan saya."

"Saya tidak akan mencalonkan diri. Saya kini akan terbebas dari batasan-batasan pada pemilihan umum. Saya akan berada pada posisi untuk mengadakan reformasi. Selama bertahun-tahun kami telah meminta adanya reformasi. Namun hal ini kini tak cukup lagi."

"Kami membutuhkan adanya pembatasan pada mandat dan juga masa jabatan. Saya pernah memperjuangkan perubahan ini, namun upaya saya telah dihalangi." 

Blatter adalah presiden FIFA selama 17 tahun terakhir. (Baca Juga: Platini Katakan Pengunduran Blatter Sebagai Keputusan Berani dan Tepat)

Pengunduran diri Blatter terjadi setelah skandal baru menerpa FIFA, yaitu terungkapnya keterlibatan Sekertaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dalam skandal suap US$ 10 juta untuk mengamankan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010. 

Sebelumnya, dalam dokumen-dokumen tuntutan yang diajukan oleh Kejaksaan Agung Amerika Serikat, terungkap bahwa ada aliran uang sebesar US$ 10 juta yang dibayarkan untuk mantan Wakil Presiden FIFA, Jack Warner.

Fifa Skandal Korupsi        (article.wn.com)
Uang dikirimkan oleh seorang petinggi FIFA dari rekening FIFA di bank Swiss kepada rekening bank Amerika Serikat yang dikendalikan Warner.

Menurut The New York Times, pihak otoritas Amerika Serikat percaya bahwa Valcke adalah orang yang memerintahkan adanya pembayaran tersebut. 

Melalui surat elektronik kepada The New York Times, Valcke telah membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa mantan Komite Keuangan FIFA, Julio Grondona, adalah orang yang berwenang untuk menyetujui pembayaran tersebut. 

Demikian pula dengan FIFA yang pada Selasa (2/6) telah mengularkan bantahan resmi tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa uang US$ 10 juta dialirkan sesuai dengan prosedur organisasi dan juga disetujui oleh Grondona dan bukan Valcke.

Namun, hanya berselang satu jam setelah bantahan FIFA, Press Association mengeluarkan surat bukti yang memperlihatkan bahwa Valcke mengetahui adanya aliran dana US$ 10 juta tersebut.

Tuduhan suap di proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2010 itu adalah salah satu dari 47 kasus korupsi, suap, dan juga kejahatan terorganisir yang dituduhkan oleh pihak otoritas Amerika Serikat kepada para petinggi FIFA, dengan kejahatan terentang selama lebih dari 20 tahun terakhir.

Sebelumnya, pada Rabu (27/5) kepolisian Swiss telah menahan sembilan orang petinggi FIFA dan mengumumkan bahwa total 14 orang akan ditangkap karena kasus tersebut.

Di tengah badai skandal terbesar dalam sejarah sepak bola tersebut, Blatter tetap terpilih kembali sebagai presiden FIFA setelah satu-satunya penantang dalam Kongres FIFA, yaitu Pangeran Ali bin Al-Hussein dari Yordania, mengundurkan diri.

(cnnindonesia.com/MI)  

Silahkan klik Vidio di bawah ini :





Proyek Qatar Senilai 32 Juta Dollar di Gaza Dimulai

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda
:
  عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ  قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ  :    مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ    رواه مسلم
Dari Abu Hurairah  dia berkata: Rasulullah  bersabda: “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat”.   (HR. Muslim)

M.  Ammari  serahkan bantuan     (infopalestina.com)
(Mediaislamia.com) --- Ketua komite Qatar, Dubes Muhammad Amaari, Selasa (2/6) mengumumkan tentang proyek rekonstruksi Gaza yang akan dimulai kembali setelah ada kesepakatan baru dengan Otoritas Palestina senilai 32 juta dollar. Sementara anggaran yang telah disiapkan dan sedang disiapkan mencapai 180 juta dollar Amerika.

Ammari telah menanda tangani perjanjian dengan sejumlah pelaksana proyek dan ini merupakan tahap ke empat untuk mengaktifkan kembali jalan Shalahudin sepanjang 29 kilometer. Sekaligus memperbaiki kolam milik Syaikh Ridwab yang dulunya hanya mengandalkan air hujan. Selain merenovasi lapangan olah raga Yarmuk serta tiga proyek perumahan yang mencapai 300 unit.

Amari mengatakan, pihaknya telah mengantongi persetujuan dari Israel untuk memasukan bahan bangunan yang diperlukan untuk semua proyek Qatar. Ia juga menegaskan akan memperkerjakan 200 guru Palestina untuk bekerja di sekolah-sekolah Qatar. Pihaknya juga telas menugaskan, Universitas Islam di Gaza untuk menyeleksi para guru tersebut.

Terkait dengan krisis listrik di Gaza, Ammari telah menyerahkan kepada Umar Katanah surat resmi yang menyebutkan, Qatar menjamin pembiaaan proyek jakur gas dari Israel ke pembangkit listrik di untuk membangkitkan 340 megawatt, dengan dana sekitar 10 juta dollar. Pihak otoritas listrik juga berjanji akan mengaktifkan kembali listriknya, segera setelah menerima surat resminya.

Subiah Al-Hafidzah Muslimah Rohingya Hafal 30 Juz Al-Qur'an

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
"Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan al-Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran".   (QS. al-Qamar: 17) 

Nurhabibi-Penulis (tengah bertopi)       [facebook.com]
(Mediaislamia.com) --- Pandangan mata saya tertuju dengan seorang Muslimah yang berbeda penampilan dengan pengungsi Rohingya lain saat saya mengunjungi pengungsian Kuala Cangkoy Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Nagroe Aceh Darussalam, Ahad (31/5).

Pakaiannya serba hitam dan cadar menutupi wajahnya. Dari tatapan matanya, tampak kelembutan hatinya, walaupun demikian, terlihat roman ketakutan yang berusaha ia tutupi. Dari cara berbicaranya yang santun dan pelan menandakan bahwa ia seorang Muslimah yang memiliki akhlaq yang baik dan menawan.

Dialah Subiah Al-Hafidzah, Muslimah Rohingya yang hafal Al-Quran, yang ikut terombang-ambing di lautan lepas, demi menyelamatkan harga dirinya dari renggutan kekejaman di negaranya.

Subiah, merupakan satu diantara ratusan pengungsi Rohingya yg ditempatkan di TPI (Tempat Pendaratan Ikan) Kuala Cangkoy Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Nagroe Aceh Darussalam. Menariknya, Subiah ini merupakan seorang yang hafal 30 Juz Al-Qur’an.

Pembicaraan kami dengan Subiah siang itu, diterjemahkan oleh Muhammad Husein, pengungsi Rohingya yang hampir fasih berbicara bahasa melayu, karena sebagian besar dari para pengungsi tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

Menurut pengakuan Muhammad Husein ia mahir berbahasa melayu karena memang pernah menetap lama di Malaysia pada saat ia bekerja di sana sebagai kuli bangunan.

Melalui Muhammad Husein inilah penulis mampu menangkap informasi-informasi penting yang tersimpan dalam benak Subiah dengan keadaan dan kondisi yang tengah terjadi di Rohingya.

Kekejaman di Myanmar

Percakapan Penulis dengan Subiah diawali dengan tangisannya yang menyayat hati. Subiah mengungkapkan, bahwa ia tidak ingin kembali ke Rohingya, kekejaman umat Budha sebagai agama mayoritas di Myanmar atau sekitar 90% dari penduduknya telah menghancurkan masa depan Subiah dan keluarganya.

Subiah-bercadar  (mirajnews.com)
Kaum kerabat Subiah banyak yang menjadi korban. Ia mengisahkan bagaimana kejamnya perlakuan kejahatan mereka terhadap kaum Muslimin.

Tiap hari korban berjatuhan, anak-anak, wanita dan pria. Banyak anak-anak yang menjadi korban di depan mata ayah ibunya. Begitu juga sebaliknya, banyak orang tua yang dibantai secara biadab di depan anak-anak mereka.

Subiah mengisahkan, bagaimana ia belajar dan menghafal Al-Qur’an dalam keadaan sembunyi-sembunyi, penuh ketakutan, kekhawatiran.

Subiah mampu menghafal Al-Qur’an dalam jangka waktu 3 tahun. Hafal 30 Juz pada saat ia berumur 12 tahun, ia belajar Al-Qur’an melalui bimbingan Ustadz Al-Hafidz Muhammad Yunus. Para pengungsi Rohingya biasa memanggil Ustadz Al-Hafidz Muhammad Yunus dengan panggilan Imam, sebagai orang yang ditokohkan dalam urusan agama.

Ketika Penulis memintanya untuk membacakan salah satu ayat yang ia hafal, ia enggan bahkan terlihat menangis sesunggukkan. Ketika penulis tanyakan penyebabnya, Muhammad Husein, penerjemah kami mengatakan bahwa Subiah seringkali trauma ketakutan. Ia teringat pada saat sedang menghafal Al-Qur’an itulah umat Budha menyerang dan membasmi keluarga Muslimnya di sana.

Banyak teman-teman Subiah yang menjadi penghafal Al-Qur’an telah menjadi korban keganasan yang didukung oleh pemerintah Myanmar.

Aktivitas ibadah Muslim Rohingya sangat dibatasi. Fasilitas ibadah sangat minim. Begitu pula fasilitas pendidikan. Perlakuan pemerintah Myanmar terhadap Muslim tidak sama dengan perlakuan mereka terhadap Nasrani. Kaum Kristen walaupun minoritas, mereka masih tetap mendapatkan fasilitas ibadah dan pendidikan.

Bimbel Habibi College memberi bantuan     (facebook.com)
Kini Subiah telah berumur 17 tahun dan memiliki seorang suami. Ia menikah 2013 silam pada saat umur 15 tahun. Suaminya kini bekerja dan menetap di Malaysia, ia berharap dapat bertemu kembali dengan suaminya.

Subiah berpesan yang ditujukan kepada dunia, ia berharap dunia dapat melihat keadaan mereka di Rohingya.

“Jangan bedakan kami dengan yang lain, apakah hanya karena kami seorang Muslim lantas ditindas dan harga diri kami diinjak dengan semena-mena. Kami juga manusia yang ingin hidup di muka bumi ini, hormatilah kami dan keyakinan kami, “ ujarnya.

Subiah juga bersyukur dan berterimakasih atas bantuan rakyat Indonesia, khususnya warga Aceh yang telah digerakkan oleh Allah untuk membantu dan menempatkan mereka di sini.

“Kami mohon dengan amat sangat kepada Pemerintah Indonesia untuk tidak memulangkan kami ke Rohingya, sayangilah dan cintailah kami sebagai saudara kalian sesama Muslim, “ ujarnya.

Ditulis oleh : Nurhabibi

Bupati Tuban instruksikan tempat hiburan malam tutup selama Ramadhan



Bupati Tuban dalam surat edarannya memerintahkan kapada pengusaha hiburan malam agar menutup tempat usahanya selama Ramadhan 1436 H ini.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tuban, Heri Muharwanto, menyatakan akan memberikan surat edaran bupati terkait penutupan hiburan malam menjelang pelaksanaan bulan suci Ramahdahan.
“Dari sebelas pemilik hiburan malam itu akan kami berikan surat edaran bupati agar melakukan penutupan usahaanya selama bulan suci ramadhan. Maksud dan tujuan dari surat edaran tersebut adalah untuk menghormati umat muslim agar menjalankan ibadah ramadhan dengan khusuk serta tercipta suasana kondusif,” jelas Heri, Senin (1/6/2015), dikutip dari Poskotanews.
Selain akan diberikan surat edaran, pemilik usaha hiburan malam juga diberikan pembinaan khusus menjelang bulan suci ramadhan. Pembinaan seluruh pemilik hiburan malam itu sudah dilakukan pada hari Rabu (27/6/2015) pekan lalu.
Terkait dengan pelaksanaan bulan suci Ramadhan, bahkan beberapa pengusaha hiburan malam juga memberikan siraman rohani kepada seluruh karyawan-nya.
Willy Santoso Juanda, salah satu pemilik usaha hiburan malam di Jalan Tuban-Semarang, mengaku siap menjalankan amanat peraturan Pemkab Tuban, terkait Surat edaran bupati agar menutup usahanya selama pelaksanaan bulan Ramadhan.
“Kami mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah, kami akan patuhi aturan pemerintah, jika memang selama Ramadhan ditutup ya kami akan tutup,” kata Willy, seusai memberikan siraman rohani kepada seluruh karyawannya.
Bahkan, selama pelaksanaan puasa Ramadhan seluruh pekerjanya akan diliburkan dan diberikan ijin untuk pulang ke kampung halaman mereka masing-masing, sehingga mereka dapat merayakan bulan Ramadhan dan hari libur lebaran bersama keluarga. “Itung-itung biar mereka merayakan bulan puasa dan Lebaran dirumah,” terang Willy.

Penghina Nabi Muhammad Jadi Pengemis yang Hina

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
إِنَّ الَّذِينَ يُؤْذُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُّهِينًا
"Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan".  (QS. Al Ahzab : 57) 

Jon Ritzheimer        (id-id.facebook.com)
(Mediaislamia.com) --- Penyelenggara kontes menggambar nabi Muhammad di Phoenix, Arizona mendadak menjadi pengemis. Jon Ritzheimer mengemis meminta sumbangan kepada warga Amerika untuk biaya pengamanan ia dan keluarga. Tak tanggung, ia mengemis berharap sumbangan hingga 10 juta dolar AS.

Ia berkampanye melalui laman GoFundMe untuk mendapatkan uang keamanan. Pascagelaran kontes menggambar nabi Muhammad, Jon mengaku telah menerima ancaman pembunuhan hingga puluhan. Ia merasa hidup ia dan keluarganya di bayang-bayang kematian.

Tak hanya menggelar kontes menggambar nabi Muhammad, dalam acara yang digelar akhir pekan lalu itu mantan Marinir telah menjual sejumlah kaos bergambar provokatif. Kaos yang ia jual bertuliskan "F*** Islam".

GoFundMe merupakan situs penggerak sosial yang telah menjadi populer dalam gerakan konservatif. Laman itu digunakan untuk membantu mendukung sesama konservatif yang percaya hak Amandemen pertama yang telah direnggut. Laman ini pernah juga digunakan untuk kampanye pernikahan sesama jenis di Amerika, beberapa waktu lalu.

Di Facebook, Ritzheimer menulis, "Halo semua sesama Amerika. Aku mulai kampanye ini dengan rendah hati meminta sumbangan. Sehingga saya dapat memberikan keamanan bagi keluarga saya. Saya tidak takut untuk diriku sendiri, tapi aku takut bagi keluarga aku," ujarnya dilansir RAW, Senin (1/6).


Silahkan klik Vidio di bawah ini :


Abdel Fatah el-Sisi Korbankan Rakyat Demi Kekuasaan

Allah Subhanahu Wa aTa'ala Berfirman :
وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ وَمَن قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِ سُلْطَانًا فَلَا يُسْرِف فِّي الْقَتْلِ ۖ إِنَّهُ كَانَ مَنصُورًا
"Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan".   (QS. Al Isra' : 33) 

Abdel Fatah el-Sisi      (pingje.org)
(Mediaislamia.com) --- Sedikitnya 2.600 orang tewas akibat kekerasan sejak Jenderal Abdel Fatah el-Sisi menggulingkan Presiden Mohammed Morsi tahun 2013.

Mohammed Fayeq, ketua Dewan Nasional untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan hampir setengah korban tewas adalah pendukung Morsi. Lainnya; 700 polisi dan 550 warga sipil.

“Mereka tewas dalam periode 30 Juni 2013 sampai 31 Desember 2014,” ujar Fayeq.

Militer menggulingkan Morsi, presiden Mesir pertama yang dipilih secara demokratis, pada 3 Juli 2013. Penggulingan terjadi di tengah protes besar-besaran menuntut pengunduran diri Morsi. Bulan-bulan berikutnya, pendukung Morsi menggelar demo. Polisi memprovokasi kekerasan, dengan mengerahkan pengunjuk rasa saingan, agar bisa membuarkan aksi demo dengan kekerasan.

Kekerasan memuncak pada 14 Agustus 2012, ketika polisi membubarkan paksa dua kelompok pro-Morsi yang menguasai pusat kota Kairo. Saat itu, sekitar 600 pendukung Morsi tewas. Militan Islam membalas dengan menyerang pos polisi dan gereja.

Demi Kekuasaan rakyat jadi korban        (nahimunkar.com)
Sejak saat itu pemerintah El-Sisi melancarkan pemberangusan terhadap Ikhwanul Muslimin, memenjarakan para pendukung dan menghukum mati para pemimpinnya.

Sasaran pembersihan El Sisi meluas ke kelompok sayap kiri sekuler, yang berada di balik penggulingan Hosni Mubarak tahun 2011. Salah satunya adalah Mahienour el-Masry, yang diganjar 15 bulan penjara karena menggerakan aksi demo mengecam kebrutalan polisi, tiga bulan sebelum Morsi digulingkan.

Fayeq mengkritik pemerintah El Sisi yang menahan tersangka terlalu lama tanpa sidang pengadilan, serta mengecam hukuman untuk para aktivis yang tidak melakukan tindakan apa pun.


Silahkan klik Vidio di bawah ini :