Tampilkan postingan dengan label Mekah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mekah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 September 2015

UPDATE : Total 3 WNI Syahid, 1 Kritis Dalam Tragedi Mina

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُم مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".   (QS. Al Isra' : 85) 

Korban tragedi Mina     (youtube.com)
(Mediaislamia.com) --- Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Riyadh, Sunarko mengatakan, Warga Negara IndoneWNI sia (WNI) yang menjadi korban tragedi Mina bertambah menjadi empat orang. Tiga diantaranya meninggal dunia, dan satu orang lainnya sedang kondisi kritis.

Sunako menuturkan, informasi mengenai identitas dan kondisi korban didapatkan setelah dirinya dan Menteri Agama dan Dirjen Haji melakukan kunjungan ke rumah sakit al-Jisr di Mina, yang diduga menjadi tempat dirawat atau disemayamkannya WNI yang jadi korban dalam insiden tersebut.

"Sampai pukul 16:00 waktu Arab Saudi, dapat diidentifikasi tiga WNI jemaah haji meninggal akibat musibah Mina, yaitu: (1) Hamid Atuwi (laki laki) asal Surabaya (2) Saiyah (perempuan) asal Batam (3) jemaah laki laki yang belum diketahui namanya, karena tidak ada gelang identitas di tangan, namun diketahui berasal dari Probolinggo," ucap Sunarko.

Tragedi Mina tak terlupakan   (jawapos.com)
"Data Korban tersebut sedang di cek lebih lanjut di data haji. Sementara itu satu orang korban lagi dalam kondisi serius dan saat ini dirawat di RS Annur Mekkah," sambungnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews pada Kamis (24/9/2015).

Sementara itu, sampai saat ini diketahui jumlah total korban tewas tragedi itu adalah 717 orang, sedangkan jumlah korban luka mencapai 863 orang. Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini sendiri masih belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden ini.



Minggu, 13 September 2015

Jokowi Temui Raja Arab, Minta Empat TKI Diampuni

Allah Subhanahu Wa ta'ala Berfirman :
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh".    (QS. Al A'raf : 199) 

Jokowi dan Raja Salman       (news.okezone.com)
(Mediaislamia.com) --- Disela-sela kunjungannya ke Arab Saudi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permintaan pengampunan atas empat tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azizi. Mereka adalah Tuty Tursilawaty, Etty Toyib, Ato Suparto dan Agus Ahmad Arwas.

"Upaya yang dilakukan, bila sampai Presiden sudah sampaikan ke Raja berarti pemerintah sudah (melakukan) upaya maksimum," kata Menteri Luar Negeri, Retno P Marsudi, di Jeddah pada Sabtu malam atau minggu (13/9/2015) dini hari WIB.

Terkait permintaan tersebut, tutur Retno, Raja Salman mengatakan akan membantu hal-hal yang bersifat umum. Namun menyangkut hak keluarga korban, lanjut dia, hal tersebut sudah diatur dalam undang-undang Arab Saudi.

"Empat WNI itu adalah mereka yang sudah memasuki tahap akhir. (proses persidangan). Saat ini masih ada sekira 20 WNI lain, namun proses hukumnya masih ditahap awal," ungkapnya.

Seperti diberitakan, pemerintah Arab Saudi menetapkan hukuman mati kepada empat tenaga kerja Indonesia. Tuty Tursilawaty dan Etty Toyib warga Majalengka dihukum karena terkait kasus pembunuhan terhadap majikannya.

Sementara Ato Suparto warga Cirebon dan Agus Ahmad Arwas warga Sukabumi, didakwa karena memerkosa dan membunuh seorang warga negara Indonesia di Arab Saudi bernama Fatma.

Sabtu, 25 Juli 2015

Masjid Al-Haram Bersih Kurang Dari Satu Jam

Pembersihan Masjid Al-Haram / saudigazette
(mediaislamia.com) - Mekah, Saudi Arabia  Hanya butuh waktu 55 menit untuk membersihkan seluruh kompleks Masjid Al-Haram di Mekah, demikian menurut pejabat yang bertanggung jawab atas pembersihan masjid.

Selama bulan suci Ramadhan, seluruh masjid dicuci tepat setelah sholat Maghrib untuk membuatnya bersih para peziarah dan pengunjung untuk Sholat dan berdoa. ujar pejabat tersebut kepada saudigazette

Masjid Al-Haram memiliki area seluas 388.375 meter persegi, di tambah 17.540 meter persegi area mataf (area thawaf melingkar disekitar Ka'bah)

Sumber itu mengatakan hanya sejumlah hemat air yang digunakan dalam proses pembersihan.

"Pembersih hanya menggunakan 400 liter air untuk setiap 5.000 meter persegi. Ini berarti satu liter tunggal air membasuh 12,5 meter persegi.  Mereka juga mengumpulkan rata-rata 98 ​​ton sampah setiap hari selama bulan Ramadhan, "kata sumber itu.

"Masjid Al-Haram menggunakan teknologi terbaru dan paling maju dalam pembersihannya. Pembersih mobile Vacum dengan daya hisap yang kuat, selang dengan baling-baling kuat dan sapu yang dapat membersihkan setiap sudut dan celah, "kata sumber itu.

Berikut videonya proses pembersihan Masjid Al-Haram di Mekah Al-Mukarromah :