Tampilkan postingan dengan label Tokyo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokyo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Mei 2015

Penyesalan Pilot AS Pengebom Hirosima Jepang

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ
"Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Rabbnya, (mereka berkata), "Wahai Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia. Kami akan mengerjakan amal shaleh. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yakin".  (QS. As-Sajdah : 12)

Pesawat Pengebom Hirosima    (rifkymediawordpress.com)
(Mediaislamia.com) --- "Berapa banyak rakyat Jepang yang telah kami bunuh. Tuhanku, apa yang telah kami lakukan," tulis Lewis.
Menyesal. Itulah ungkapan perasaan Robert Lewis. Dia adalah pilot pesawat Enola Gay yang menjatuhkan bom atom ke Kota Hiroshima, Jepang, pada Agustus 1945.

Lewis, yang menjadi satu dari 12 orang di dalam pesawat pengebom itu, merasa sangat menyesal. Meski bom itu mampu mengakhiri Perang Dunia II, namun di benaknya selalu terbayang korban yang bergelimpangan akibat bom itu.

“Berapa banyak rakyat Jepang yang telah kami bunuh,” tulis Lewis dalam surat yang ditujukan kepada Ayah dan Ibunya, seperti dikutip Dream dari News.com.au, Sabtu 2 Mei 2015.

Pilot Pesawat Enola Gay dalam lingkaran   (dream.co.id)
Bom atom yang dijatuhkan oleh tentara AS ke Hiroshima memang berdampak luar biasa. Kota itu luluh lantak. Diperkirakan sekitar 140.000 manusia tewas. “Tuhanku, apa yang telah kami lakukan,” tambah Lewis.

Salinan surat Lewis itu dilelang pada Kamis kemarin. Surat salinan itu laku US$ 50 ribu atau sekitar Rp 647 juta. Sementara surat aslinya telah laku pada 2002 silam dengan harga delapan kali lipat.
Pada 6 Agustus 1945, pesawat Enola Gay yang dipiloti Lewis terbang dari North Field yang berjarak sekitar 6 jam penerbangan dari Jepang. Pesawat itu sampai di langit Jepang pukul delapan pagi waktu setempat dan kemudian menjatuhkan bom atom yang dikenal dengan nama “Little Boy”.

Bom "Little Boy"        (rifkymedia.wordpress.com)
Hanya butuh waktu 43 detik bagi “Little Boy” untuk sampai ke tanah Jepang setelah dijatuhkan dari ketinggian 30 ribu kaki atau sekitar 9.144 meter. Bom itu kemudian meledak. Area seluas 10 kilometer persegi luluh lantak.

Sebanyak 80 ribu manusia, atau sekitar 30 persen populasi Hiroshima kala itu, tewas seketika. Sementara 60 ribu lainnya tewas di tahun berikutnya akibat radiasi yang ditinggalkan bom itu.
Dalam surat itu, Lewis memberikan sejumlah catatan. Menurut dia, bom atom yang dijatuhkan itu merupakan sukses besar. Dalam surat itu pula dia menulis pengalaman menjatuhkan bom itu tak pernah dialami oleh orang lain selain kru operasi itu. Meski demikian, penyesalannya tak pernah sirna.

“Jika saya hidup seratus tahun, saya tidak pernah bisa melupakan peristiwa itu, walau beberapa menit, dari pikiran saya,” tulis Lewis. 

Senin, 23 Maret 2015

Awali Kegiatan di Tokyo Jokowi Bertemu Kaisar Akihito

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ أََحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ فِي رِزْقِهِ, وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ, فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ
"Dari Abu Hurairoh r.a: Rosul bersabda barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya, dan di panjangkan umurnya, hendaklah dia menyambungkan silaturahmi".     (H.R. Bukhori) 

Jokowi bertemu Kaisar Akihito      (beritasatu.com)
(Mediaislamia.com) --- Presiden Joko Widodo akan memulai seluruh kegiatannya dalam lawatan di Jepang sejak pagi ini. Yang pertama, Jokowi menggelar kunjungan kehormatan dengan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko.

‎Pertemuan ini digelar di Imperial Palace, Senin (23/3/2015). Jokowi beserta Ibu Irina akan diterima oleh Akihito sekitar pukul 11.40 waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi akan ditemani oleh Seskab Andi Widjajanto, Menko Perekonomian Sofyan Djalil serta Menteri Perdagangan Rahmat Gobel. Jokowi juga nantinya akan dijamu makan siang oleh Kaisar dan Permaisuri.

Sebelum berkunjung ke istana, Jokowi terlebih dahulu tengah mengumpulkan para delegasi Indonesia. Di antaranya adalah Kepala BKPM Franky Sibarani dan Menteri BUMN RIni Soemarno.

Suhu udara di Tokyo pagi ini sendiri cukup dingin, sekitar 12 derajat celcius. Meski matahari hangat bersinar, namun rasa dingin yang menusuk tetap bisa menembus pakaian.


Minggu, 22 Maret 2015

Misi Jokowi ke Jepang dan Tiongkok

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ
"Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri". (QS. Ar Ra'd : 11) 

Jokowi dan para Menterinya     (indohub.com)
(Mediaislamia.com) --- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa perekonomian Indonesia saat ini sedang berada dalam sebuah proses transisi yang fundamental. Dari perekonomian yang sebelumnya hanya berorientasi kepada konsumsi, kata dia, ke perekonomian yang berorientasi kepada proses produksi dan investasi.

Jokowi mengatakan, kunjungan kerjanya ke dua negara yang mulai dilakukan pada hari ini salah satunya adalah bertujuan untuk semakin memuluskan proses transisi perekonomian yang ia katakan itu.

"Kunjungan ini terkait dengan agenda-agenda pembangunan kita. Kita ingin mengubah perekonomian kita yang terlalu mengandalkan ekspor komoditas, ke perekonomian yang bisa lebih menciptakan nilai tambah," ujar Jokowi dalam keterangannya kepada pers sebelum ia lepas landas di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu, 22 Maret 2015.

Adapun dua negara yang akan dikunjungi Jokowi adalah Jepang dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kunjungan kerja kali ini, kata Jokowi, juga merupakan tindak lanjut atas pembicaraan yang sebelumnya telah ia lakukan dengan pemimpin kedua negara itu pada forum KTT APEC di Beijing yang ia hadiri pada bulan November 2014 lalu.

Jokowi mengatakan bahwa Jepang dan RRT merupakan dua negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Asia. Jepang, kata dia, adalah investor terbesar kedua di Indonesia. Sedangkan RRT, memiliki potensi besar untuk juga melakukan investasi skala besar di Indonesia.

Ia yakin kunjungan kerjanya ke dua negara itu bisa mendorong peningkatan jumlah investasi yang mereka lakukan di Indonesia. Pasalnya, kata Jokowi, saat ini sedang terjadi tren pemindahan industri dari Asia Timur ke Asia Tenggara.

"Hal itu didorong oleh faktor demografi dan berbagai realitas bisnis. Tren ini ke depannya akan terus meningkat dan bahkan terjadi dengan lebih besar," ujar Jokowi.

Jokowi jumpa pers sebelum ke Jepang      (nasional.kompas.com)
Pemerintah Indonesia pun dikatakan oleh Jokowi sebelumnya telah melaksanakan berbagai langkah agar target bertambahnya investasi asing di Indonesia semakin bertambah. Hal itu, kata Jokowi, antara lain perbaikan berbagai infrastruktur seperti listrik, jalan tol, pelabuhan, pembangunan one stop service nasional di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta perbaikan ruang fiskal dan penekanan inflasi.

"Kita ingin investasi terus masuk ke Indonesia. Kita menghargai tidak hanya modal yang mereka bawa, tetapi juga teknologi, sistem, dan jaringan internasional yang mereka miliki," ujar Jokowi.

Jokowi bertolak untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang dan RRT hari ini. Ia dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kenegaraan itu selama enam hari.

Turut serta dalam kunjungan kenegaraan Jokowi kali ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani.

Beberapa menteri, dijadwalkan untuk bergabung dalam kunjungan kenegaraan Jokowi saat Jokowi telah tiba di Jepang. Mereka adalah Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri BUMN Rini Soewandi, dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.


Silahkan klik Vidio di bawah ini :

Konfrensi Pers Jokowi Sebelum Bertolak ke Jepang

Hari Ini Jokowi Bertolak ke Luar Negeri

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا
"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal".   (QS. Al Hujurat : 13) 

Jokowi lawatan ke luar negeri     (pelitaonline.com)
(Mediaislamia.com) --- Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini kembali melakukan lawatan ke luar negeri didampingi Ibu Negara Iriana Widodo, beserta sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Informasi yang didapat dari laman resmi Sekretariat Kabinet atau Setkab.go.id pada Minggu (22/3/2015), negara yang akan didatangi Presiden ke-VII itu meliputi, Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, serta Malaysia. 

Presiden akan melakukan perjalanan selama sepekan, terhitung hari ini hingga Sabtu 28 Maret 2015. Keberangkatannya sendiri sekitar pukul 12.00 WIB melalui Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Adapun tujuan dari lawatan Presiden kali ini guna meningkatkan hubungan kerja sama antar negara terutama di sektor ekonomi.


Silahkan klik Vidio di bawah ini :

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan bertolak ke luar negeri pada Minggu 
siang ini (22/3) untuk memulai kunjungan kenegaraannya ke tiga negara yakni Jepang, Tiongkok, 
dan Malaysia.