Tampilkan postingan dengan label Rusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rusia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Oktober 2015

Militer Rusia Tembakan Rudal ke Suriah

Allah Subhanahu WA Ta'ala Berfirman :
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ     أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِن لَّا يَشْعُرُونَ
Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan". Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar".   (QS. Al Baqarah : 11-12) 

4 kapal  Rusia tembakan rudal    (garudamiliter.blogspot.com)
(Mediaislamia.com) --- Rabu 7 September 2015 Kementerian Pertahanan Rusia menerbitkan secara resmi video serangan rudal balistik jarak menengah yang dilakukan oleh sejumlah kapal militer di Laut Kaspia ke arah situs dan markas kelompok pejuang Islam di Suriah.

Menurut informasi yang didapat Rassd dari sumber terpercaya yang tidak mau diungkapkan namanya menyatakan bahwa militer Rusia menembakan rudal jelajah jarak menengah dengan jangkauan 1500 kilometer dari 4 kapal perang mereka di Laut Kaspia.

Sumber tersebut menjelaskan bahwa rudal tersebut akan melewati Iran dan Irak,sebelum akhirnya jatuh di tempat target sasaran di Suriah.

Sementara itu dihari yang sama dalam pertemuannya dengan Presiden Putin, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu melaporkan bahwa militernya berhasil mengenai 11 target markas dan kamp militer milik kelompok pejuang Islam di Suriah dengan 26 rudal jarak menengah.

Rusia sendiri telah memulai kampanye militernya di Suriah sejak 30 September lalu, dengan hanya berhasil menargetkan 2 kamp dan situs militer milik Negara Islam seperti yang dikatakan pemerintah Ankara dan London dalam laporan intelejennya.


Silahkan klik Vidio di bawah ini :


Rabu, 18 Maret 2015

Siapakah Musuh Terbesar Amerika ?

Allah Suhanahu Waa Ta'ala Berfirman :
قَالَ يَٰبُنَىَّ لَا تَقْصُصْ رُءْيَاكَ عَلَىٰٓ إِخْوَتِكَ فَيَكِيدُوا۟ لَكَ كَيْدًا ۖ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ لِلْإِنسَٰنِ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
"Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia".  (QS. Yusuf : 5) 

Rusia musuh bebuyutan AS     (mahdi-news.com)
(Mediaislamia.com) --- Pada tahun ini, publik Amerika Serikat ternyata memiliki persepsi yang lebih negatif terhadap Rusia, dengan menempatkan Rusia sebagai ancaman terbesar bagi keamanan nasional.

Seperti dikutip oleh Foreign Policy, Sabtu, sebuah survei oleh Gallup mendapati bahwa 18 persen penduduk Amerika melihat Rusia sebagai ancaman terbesar terhadap Amerika. Di posisi kedua dengan 15 persen suara adalah Korea Utara, dan di urutan ketiga adalah Tiongkok dengan 12 persen responden memilihnya.

Bagaimana dengan survei tahun 2014?

Tahun lalu, ancaman terbesar Amerika--berdasarkan skala ancaman terhadap keamanan nasional--adalah Tiongkok dengan 20 persen suara dari responden. Di posisi kedua ada Korea Utara dan peringkat ketiga adalah Rusia.

Survei yang dilakukan 8--11 Februari 2015 terhadap 837 orang dewasa di atas 18 tahun dan tinggal di 50 negara bagian, mengindikasikan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, mulai membuat takut publik Amerika dengan agresinya ke Ukraina dan gaya politiknya yang retorik. 

Sementara Korea Utara dipandang menyeramkan oleh publik Amerika, terutama bila dikaitkan dengan diretasnya Sony Pictures--yang disebut-sebut merupakan aksi Pemerintah Korea Utara.

Korea Utara ancam AS      (tempo.co)
Sementara Tiongkok dipandang sebagai ancaman bagi publik Amerika dari aspek ekonomi.

Lalu siapa di posisi ke-empat? Adalah Iran, dengan isu senjata nuklir membuat 9 persen responden memilih negara ini sebagai ancaman terbesar buat Amerika.

"Berbagai peristiwa internasional setahun terakhir, terutama yang terkait dengan sengketa Rusia terhadap Ukraina ... telah membuat negara-negara selain Tiongkok lebih menakutkan buat Amerika," kata laporan Gallup.

"Dengan ekonomi Amerika yang membaik dan ekonomi Tiongkok yang sedang melambat, ini membuat Tiongkok tidak lagi yang paling mengancam," tambahnya.

Lalu bagaimana dengan perspektif orang Rusia terhadap Amerika? 

Berdasarkan survei Global Indicators Database, hanya 23 persen penduduk Rusia yang memiliki pandangan positif terhadap Amerika pada tahun 2014. Padahal pada tahun sebelumnya ada 51 persen responden memilih sikap ini. 

Dalam survei Badan Penelitian Opini Publik Rusia, pada Oktober 2014, terhadap 22 persen warga Rusia yang memandang Amerika sebagai "akar dari ancaman-ancaman teroris" di dunia.


Silahkan klik Vidio di awah ini :